Setting Dibalik Aksi 411

Zulfadli Jep
Karya Zulfadli Jep Kategori Politik
dipublikasikan 05 November 2016
Setting Dibalik Aksi 411

Panggung politik adalah arena pertarungan kekuatan untuk para politisi-politisi negeri. Maka tidak heran salah satu cara yang dilakukan harus menggunakan taktik yang koherensi. Mereka tidak ingin memandang dunia politik secara teologis romantic. Mereka ingin menyikapi realitas kekuasaan sejelas-jelasnya, sebagaimana adanya aksi damai 411 yang berakhir ricuh. yang mengakibatkan sampai jatuhnya beberapa korban, beberapa tokoh ulama justru menyesali kejadian ini. Ini adalah salah satu pernyataan KH. Agus Mustofa Bisri disalah satu akun media sosialnya yang menyatakan "Jangan biarkan kebencian dan dendam merusakkan fitrah muliamu dan merusuhkan suasana hatimu".

Ada beberapa histori tentang pelanggaran HAM di 18 tahun yang lalu, yang mengakibatkan Soeharto harus mengundurkan dari jabatan sebagai Presiden RI. Sementara issue-issue yang di angkat kepada masyarakat hanya mengatasnamakan agama, tidak lagi mementingkan kedalam berfikir tentang esensi ketuhanan, untuk menurunkan stabilitas pemimpin lain. tapi harus diakui bahwa inilah panggung politik.

Penguasa dalam mempertahankan kekuasaannya harus menipu, menindas, berbohong. Ini adalah sebuah pernyataan faktual, bahkan pengetahuan tentang ketuhanan sudah tidak lagi jadi pertanyaan. Bisa dimengerti dari jatuhnya beberapa orang yang berjuang. Mungkin inilah pentingnya sumbangan oleh kapitalis yang menunggangi aksi ini, dan kekuasaan saat ini dapat dirumuskan secara sistematis dan terarah.

 

  • view 573