Kajian Sastra Mengenai Matematik

Zulfadli Jep
Karya Zulfadli Jep Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 11 Mei 2016
Kajian Sastra Mengenai Matematik

Pendidikan diselenggarakan adalah untuk memanusiakan manusia, dan kebebasan berpikir adalah bagian penting dari nilai kemanusiaan kita, tapi yang harus digaris bawahi adalah arti kata kebebasan itu sendiri. Iya kebebasan yang lebih di utamakan melainkan kita atau saya sendiri mengerti akan batasan batasan yang telah kita buat dalam hal ini. Jika ketika lupa akan hal itu mau tidak mau sadar tidak sadar kita tidak akan pernah sampai.

Logikainya mungkin seperti. Ia adalah seorang ahli matematik ketika ia mulai atau mencoba menjabarkan bilangan demi bilangan, mungkin itu akan mudah menurutnya bukan? Ingat!!! Ia adalah seorang ahli matematik. Namun ketika dalam forum diskusi umum yang membahas tentang kajian sastra. Menurut kalian bagaimana? Apakah tidak ada keraguan dari kalian tentang jawaban itu sendiri. Iya tentu ada menurut hemat orang banyak.

Sebenarnya logika ini salah. Menurut para prof bla bla bla, kaitan antara ilmu matematik dengan sastra itu ada. Kalau mau ingin tahu cari saja sendiri. Jadi dari kesimpulan antara ilmu matematik dengan sastra sangat berkaitan. Tapi ada banyak sampel yang saya dapatkan dari beberapa sastrawan mengenai pelajaran matematik di masa-masa belajar mereka bahkan nilai mereka itu tidak begitu memuaskan atau bisa dikatakan sangat jelek. Jika kenyataan seperti ini berarti ilmu matematik yang kita pelajari selama ini adalah salah atau tidak sesuai dengan ilmu matematik itu sendiri. Pertanyaan saya ada apa dengan kurikulum kita?

Inilah yang saya maksud dengan batasan berfikir yang salah. Karena kenapa? Ilmu matematik mungkin menurut pandangan umum tidak akan berkaitan dengan ilmu sastra pada umumnya. Dan terus terulang sampai pada generasi-generasi berikutnya. Apa bedanya coba kita dengan orang-orang yang apatis. Sekarang budaya yang kita tanamkan dalam kepala kita yaitu ago kita sendiri. Kenapa harus ego. Iya ego untuk terkekang dengan tujuan pendidikan yang semakin memaksakan setiap individu agar lebih matang dalam jurusan yang telah didalami. Sehingga kita atau saya sendiri sudah keluar dari hakikat sebagai manusia yang sedang dalam proses belajar.

 

  • view 126