Jemari Kekasih

Zulfadli Jep
Karya Zulfadli Jep Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 30 April 2016
Jemari Kekasih

Jarak menuju jemarimu begitu jauh hingga ku hanya bisa tuliskan kata, sembari ku berjalan di setiap tunduk yang penuh jerit, penuh tanya. Di setiap jejak langkah yang hanya membekas tajam hingga semak belukarpun ikut terbaring , sebuah telagapun belum juga terlihat, belum juga nampak, kini telapak kaki ikut tergores rerumputan tajam, begitu jauh hingga ku lelah dan membuat beristirah sejenak mengambil nafas dalam dalam.

Sebuah ngauman terdengar dari samping kiri begitu keras hingga membuat harus beranjak pergi, dan meneruskan perjalanan yang mungkin saja sudah begitu dekat bahkan bisa jadi perjalanan ini belum seberapa.

Sekujur tubuh hanya bermandikan keringat, tanpa tesisa sedikitpun kering baju yang kukenakan, menjelang malam, berung burung dengan kicau berlalu lalang menemaniku berjalan hingga mereka lupa ada beberapa anak mereka yang belum diberi makan, sebaiknya kalian pulang saja “kataku”. Biarkan aku sendiri, aku ingin di dekap heningnya malam diselimuti embun.

Cahaya langit kini mulai berdatangan akibat pantulan sinar sang surya. Membuatku harus melepas senyum dari sesak nafas yang tak karuan. Ku keluarkan tiga batang rokok untuk menemaniku duduk di sebuah batang pohon yang sedang berbaring lelah. Bersemilah wahai langit malam, mengartikan semua kedipan yang berbeda. Karena khayal melihat semua yang tak terlihat, dan terangilah lelahku dengan penuh cinta, kini harus ku istrahatkan perjalanku dan akan ku teruskan besok pagi dengan memaknai semua rangkai langit malam ini.

 

  • view 129