strong woman and my inspiration

Zohra Bilondatu
Karya Zohra Bilondatu Kategori Inspiratif
dipublikasikan 05 Oktober 2017
strong woman and my inspiration

Aku memanggilmu dengan banyak kata. Maak..., Ummi..., Semua terasa indah kala kau menjawab : "iyaaaaa". 
 
Sekolah pertamaku sebelum duduk dibangku sekolah dasar (SD) adalah kamu ibu. Aku tidak seperti anak kebanyakan kala itu, disaat yang lain merasakan bahagianya masa taman kanak-kanak (TK), aku dan kakak sudah merasakan lingkungan sekolah dasar. Kami duduk ditengah murid, tapi bukan murid sekolah karena usia kami belum bisa masuk sekolah. 
 
masih terngiang di ingatan, dengan kedua tangan mungilmu. Setiap hari membawa kami kesekolah. Terimakasih ibu karena tidak mengabaikan kami ditengah sibuk yang menderamu. 
 
Pernahkah ibu menyadari, bahwa dulu saya sempat tidak terima mengapa disaat saya membutuhkan kehadiran mu, tapi ibu tidak ada. Kala itu saya berada di fase remaja. Usia yang membutuhkan sosok sahabat. teman diskusi, teman curhat. 
 
saya tau betapa sulitnya ibu saat itu. Ibu memiliki tanggung jawab yang besar dihadapan ALLAH. ibu bukan hanya milikku tapi milik anak lain diluar sana (murid-muridmu). Mereka lebih membutuhkanmu dibanding saya dan maafkan kala itu belum bisa memahami semuanya.
 
Waktu selalu berhasil memberikan pengajaran berharga.
 
Untuk ibu yang selalu menjadi sosok yang kurindu setiap Harinya. Kalau dalam rumah, saya menunggu ibu pulang. hanya ingin melihat wajahmu, yang lelah tapi menenangkan jiwaku.
 
kalau lagi diluar rumah, saya ingin cepat pulang. hanya ingin melihat wajahmu. sampai bapak sempat iri mengapa saya begitu Mengistimewakan mu ibu. 
 
Alasannya sederhana,
Sembilan bulan di rahim mu, lalu 11 tahun (fase belum sekolah sampai tamat sekolah dasar) selalu denganmu. Apakah iya ikatan batin diantara kita tidak kuat? 
 
Bapak wajar iri ya bu'.
 
Orang pertama yang memberikan dorongan sejak dulu soal Pendidikan adalah kamu bu'.
 
ibu memberikan pemahaman, tak mengapa nak kita tak punya harta asal kita ada pendidikan. Harta tidak dibawa mati, tapi ilmu adalah segalanya.
 
Ibu mengajariku arti kesabaran saat ada yang menyakiti. diam, sabar, dan jangan membalas.
 
Ibu mengajariku arti kedisiplinan. lebih baik kita yang menunggu daripada membuat orang lain menunggu.
 
Ibu yang mengajariku soal tata krama, 
Ibu mengajariku soal kesederhanaan.
 
Ibu yang mengajariku soal berempati. dan masih banyak lagi bu' pengajaran-pengajaran berharga darimu.
 
Terimakasih ya bu untuk semuanya. Terimakasih doa dan dukungannya selama ini. Terimakasih selalu memaklumi. 
 
Maafkan saya ya bu' yang banyak salah.
 
Semangat selalu ibu guru cantik. Wanita terkuat yang menjadi inspirasiku. 
 
Semangat Full day school nya.
 
Cepat sembuh ya ibu. Bangga dan terharu saya melihat kegigihan ibu. Lagi kurang sehat, tapi tetap kesekolah. 
 
Minum air hangat disekolah. Sekedar batuk dan flu mu, saya serasa lemas bu'
 Andaikan bisa penyakitnya pindah ke saya saja. 
 
Dari fans setiamu,
Peluk dan cium kening ibu dari jauh.
 
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = 
 
Hei kalian yang masih memiliki ibu, ayooo berbuat baik selalu yah dear. Mumpung masih ada waktu dan kesempatan yang diberikan.
 
hei kalian yang ibu nya sudah tiada, tetap semangat ya cinta. Kirim terus doa. Itu sudah mewakili bahwa cinta dan rindu selalu memanyungi hati kalian.
 
Hei kalian yang sudah menjadi ibu, STRONG Ya sayang. Ingat.., Anak adalah amanah. Dijaga, dididik agar kelak kaki kalian dituntut nya ke surga.
 
Salam inspirasi

  • view 31