Piala nomor satu

Catatan Malam
Karya Catatan Malam Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 28 Mei 2016
Piala nomor satu

Menapaki jalan hening diantara malam dan jembatan suramadu.
Berdamai di antara keheningan dan kecamuk hati.
Tak sudi kiranya kau membuka mata dan melebarkan telinga.
Melihat yang melihat, dan mendengar yang mendengar.
Sayangnya mereka sudah cukup sibuk dalam segenap rutinitas dan manusia sekitarmu.
Dan kini tiba saatnya ku berlari, ketika piala nomor satu-ku direnggut pergi.

  • view 79