Menyapa Kapolri Sejenak

Zainal Hakim
Karya Zainal Hakim Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 11 Februari 2017
Menyapa Kapolri Sejenak

Menyapa Kapolri Sejenak

"Masalah keagamaan sebaiknya tidak dikaitkan dengan masalah politik, oleh karena itu kita sudah menghimbau dan meminta kepada panitia, termasuk dari pengurus Masjid Istiqlal dan Imam Besar Masjid Istiqlal sudah memberikan warning kepada panitia untuk menggunakan Istiqlal bukan untuk kegiatan politik". https://m.youtube.com/watch?v=BvNSZFIGUqQ

Demikian yang disampaikan oleh Kapolri Bapak Tito Karnavian terkait Aksi 112. Saya cuma mau menyampaikan unek-unek di benak saya melalui tulisan ini, bolehkan menyampaikan unek-unek dinegara "paling" Demokrasi ini.

Setau saya yang tidak boleh didalam mesjid itu menyayi, transaksi jual beli, dan Gaduh didalam mesjid karena mencari barang yang hilang, boleh jadi tidak ada larangan membicarakan masalah politik di dalam mesjid.

Repotnya nanti Bapak Tito yang terhormat, kalau ada pembicara yang ngomong di dalam Mesjid Istiqlal begini "JANGAN PILIH PEMIMPIN YANG NON MUSLIM" padahal dia sedang menjelaskan ajaran Islam kepada umat Islam sesuai yang ada dalam al-Qur'an, ada dalam Sunnah, dan Ijma' Ulama. Masa kita bilang itu Politik "berbungkus" Agama.

Saya Khawatir dibagian ini lah ada yang mendramatisir lalu "nyinyir" mengatakan, "ternyata aksi 112 bungkusnya saja zikir, khatmul qur'ān dan tausiah, ternyata sejatinya politik", Padahal mengatur politik itu Bapak, bagian dari ajaran Islam, kalau begitu sah-sah sajakan kalau membicarakan ajaran Islam di Mesjid.

Dilihat 49