Ambau

Yusuf
Karya Yusuf  Kategori Puisi
dipublikasikan 22 Maret 2018
Ambau

Menjelang tutup ruang persidangan,
langkahku gontai menjerat mendekat ambau
pikirku malam ini adalah malam dimana aku merasakan nadi dipotong serta dipaksa berhenti
sakit, begitu menyiksa lalu berhenti..

Untuk sekejap, aku berusa menatap
tapi nyata-nya mataku tertutup, sulit untuk berdamai dengan segala kehendak

krek krek krek.. laung hanya suara itu terdengar
Perlahan-lahan upayaku gertak, tapi nihil yang kudapat..
Setelahnya..
Gelap dihantarkan paksa didepan mata
Hilang bentang daun daun perlahan

Keplak,
Keplak,
Keplak,

Pendek kata, 
lalu aku sadar, bahwa tadi hanyalah anggapan
melerai setiap damai yang disuarakan
salah & benar bagiku sekarang ada
tuhan,

maha mengajari segala hal, aku sedang & akan terus merasa bodoh sekarang


  • view 71