Bahasa Berhenti

Yusuf
Karya Yusuf  Kategori Puisi
dipublikasikan 16 Oktober 2017
Bahasa Berhenti

Hai, nona-ku
Duduk lah disampingku sejenak, separuh tua membersamaiku
Percayalah yang hidup itu bernasib, kecil namun akan menghilang

Hai, nona manisku
Bersandarlah dalam pundak berkepung debu ini
Lihatlah ada sederet jaminan tak terpental seperti dongeng kemuning yang langsung meninggal

Boleh-kah aku menulis ?
aku tak bisa mengakhiri dengan diam, dan cerita masalahnya

Semakin berlalu, teman teman pun pergi entah kemana
Aku sendiri muak dengan semua yang mesra tapi kosong
tapi malam ini nona ku

Semua terasa menjadi puisi dalam komplotan tua
Aku ingin memberikan rasa cinta yang sangat kuat kepada manusia

Aku akan menuliskan semuanya
hai, Nona-ku...






  • view 156