Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 29 Januari 2018   09:37 WIB
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BAHASA INDONESIA

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BAHASA INDONESIA

 Artikel konseptual

 YUNITA SEPA 

 ABSTRAK

Pendidikan  Bahasa  Indonesia, Universitas  Muhammadiayah  Kupang

 

Perkembangan teknologi dan kebudayaan di jaman modern telah ikut serta menyebabkan tergesernya suatu nilai-nilai yang berkaitan dengan suatu bangsa. Salah satunya yaitu bahasa atau lebih tepatnya dalam hal ini bahasa Indonesia. Telah menjadi isu tersendiri bahwa anak muda Karena kebanyakan dari mereka lebih terpengaruh oleh budaya luar dan penggunaan bahasa

 Kata kunci       Globalisasi  Terhadap  Bahasa Indonesia

 Pendahuluan

 yang sifatnya universal menurut mereka lebih penting. Sehingga dengan sendirinya bahasa Indonesia tersingkirkan secara perlahan. Globalisasi memiliki pengaruh tidak langsung terhadap perkembangan  bahasa Indonesia. Selain membawa pengaruh negatif cukup banyak juga pengaruh positif yang ada akibat globalisasi ini.

Salah satu pengaruh positif yang terjadi adalah pemuda-pemudi sekarang jadi lebih pandai dalam mengunakan bahasa asing. Karenanya mereka jadi lebih berpeluang untuk dapat sukses. Selain dari segi bahasa, pengaruh positif juga datang dari teknologi yang semakin canggih. Kompetisi di era globalisasi ini mengharuskan setiap orang ahli setidaknya bisa dalam hal pengaplikasian komputer serta segalanya yang berhubungan dengan hal tersebut di atas. 

 Bahasa Indonesia sering disebut dengan bahasa pemersatu atau bahasa wajib bagi masyarakat bangsa Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa kedudukan bahasa Indonesia dalam sejarah,sosial,dan politik sangat penting. Sehingga pada zamannya bahasa Indonesia sangatlah menjadi prioritas utama bagi seluruh warga Negara Indonesia bukan bahasa asing maupun bahasa Indonesia yang sekiranya sedikit diselewengkan atau yang dikenal dengan bahasa gaul atau bahasa alay.

Namun pada zaman globalisasi yang sebagai wujud kemoderenitas suatu bangsa dapat memberikan pengaruh positif maupun negarif terhadap bahasa Indonesia. Saat ini perkembangan globalisasi di Indonesia sangat pesat terlebih lagi sekarang Indonesia sedang menuju atau menjadi salah satu Negara yang sedang berkembang. Tidak dapat dipungkiri sekarang ini banyak sekali.

Bahasa yang ada namun sebagai warga Negara Indonesia yang baik yang menggunakan bahasa Indonesia dengan penuh rasa kesadaran diharapkan bahasa Indonesia akan berkembang menjadi bahasa internasional diera globalisasi ini. Berawal dari kehidupan sehari-hari mulai dari interaksi interpersonal maupun yang meluas dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air, bahasa memiliki peranan yang sangat penting. Peran tersebut meliputi bagaimana proses dari tingkat individu hingga suatu masyarakat luas memahami diri dan lingkungannya.

 

Bagian inti

  1. Definisi Globalisasi

Untuk memperjelas ruang lingkup pembahasan, maka masalah yang dibahas dibatasi pada masalah:

. Seberapa jauh pengetahaun masyarakat tentang globalisasi

 Pengaruh globalisasi

. Ancaman globalisasi bagi Bahasa Indonesia

Berdasarkan Latar belakang dan Pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yang dapat dibahas dirumuskan sebagai berikut:

.    Apa pengertian dari globalisas

     Adakah dampak positif dan negatif globalisasi terhadap Bahasa Indonesia?

 

  1. 2. Tujuan penulisan

Tujuan dari penulisan adalah untuk menyadarkan masyarakat agar tidak melupakan bahasa pemersatu bangsa yaitu bahasa Indonesia yang merupakan sarana bagi kita untuk berkomunikasi dengan sesama masyarakat yang berbangsa dan bertanah air yang sama. Selain itu untuk tetap menjaga bahasa Indonesia sehingga tidak terpengaruh oleh globalisasi saat ini.

  1. Manfaat

Manfaat ini agar masyarakat dapat mengunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dan dapat menjadikan alat komunikasi diseluruh wilayah Indonesia, dari sabang sampai merauke dan tidak terpengaruh dengan budaya asing atau era globalisasi saat ini.

lingkungan sekitar.

 

  1. 4. Metode penyajian

Metode penyajian ini sendiri mencari dari beberapa sumber dari web internet yang cocok dengan materi yang dibahas serta mengumpulkannya menjadi satu sehingga dianggap mampu memenuhi semua materi yang di perlukan dan menciptakan sebuah makalah yang sekiranya hampir mencapai kesempurnaan. Selain itu menggunakan pengalaman atau keadaan di

 

5 Pengertian dari globalisasi

Menurut asal katanya kata "globalisasi" diambil dari kata global yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan kecuali sekedar definisi kerja (working definition).Sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagaisuatu proses sosial, proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa di dunia makin terikat satu sama lain dan mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan semua batasan-batasan geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.

Di sisi lain ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa.Sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadap pertumbuhan globalisasi. Dari sudut pandang ini globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia. Dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.

 

 

melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:

  • Internasionalisasi.

Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.

  • Liberalisasi.

Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkan batas antarnegara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.

  • Universalisasi.

Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebar nya hal material maupun imaterial keseluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.

  • Westernisasi.

Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.

  • Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas.

Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri bukan sekadar gabungan negara-negara.

Dan dalam masalah kebahasaan khususnya bahasa Indonesia globalisasi mengakibatkan terlupakannya fungsi bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kebanyakan anak muda sekarang malas untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Karena menurut mereka hal itu termasuk ”kolot” dan tidak gaul. Mereka lebih sering menggunakan bahasa yang kosa-katanya ada unsur campuran dari bahasa daerah dan bahasa asing. Bahkan dalam pergaulan sehari-hari mereka juga menggunakan bahasa baru yang bagi sebagian orang terasa aneh saat pertama kali mendengarnya.

Seharusnya sebagai warga negara yang baik, kita harus bangga dan bisa menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. Karena selain sebagai bahasa nasional, bahasa indonesia merupakan identitas tersendiri bagi orang indonesia. Oleh karena itu diera global yang serba instant ini kita tidak boleh membiarkan bahasa indonesia tersingkir dari negerinya sendiri. Bahasa indonesia merupakan warisan dari para pejuang kemerdekaan yang kemudian akan kita wariskan pada anak cucu kita agar mereka mempunyai jati diri bangsa indonesia.

 

  1. Dampak positif dan negatif globalisasi terhadap Bahasa Indonesia.

Dalam era globalisasi yang berkembang pesat saat ini tentu saja banyak berdampak pada bahasa atau alat komunikasi lisan. Terutama bahasa indonesia yang menjadi bahasa nasional Negara Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang banyak mengakibatkan Bahasa Indonesia sangat rentan terhadap pengaruh era globalisasi. Baik pengaruh secara positif maupun pengaruh negatif.


Dampak positif globalisasi terhadap bahasa indonesia :

  1. Bahasa Indonesia mulai dikenal oleh dunia internasional.

Terbukti ada beberapa Universitas di luar negeri yang mempunyai fakultas Sastra Bahasa Indonesia. Karena menurut mereka negeri kita ini adalah negeri yang subur dan kaya raya. Yang mempunyai bermacam-macam budaya, flora-fauna, serta potensi-potensi lainnya.

  1. Meningkatnya pengetahuan masyarakat internasional tentang Bahasa Indonesia.
  2. Meningkatnya terjemahan buku-buku kedalam Bahasa Indonesia.


Dampak negatif globalisasi terhadap bahasa indonesia :

  1. Masyarakat  Indonesia tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Banyak masyarakat  yang lebih bangga dan membangga-banggakan menggunakan bahasa negeri orang lain. Atau malah mencampur-campur bahasa indonesia dengan bahasa asing.

  1. Berkurangnya minat generasi muda untuk mempelajari Bahasa Indonesia.

Generasi muda cenderung untuk lebih menyukai sesatu yang modern atau maju. Dengan masuknya budaya-budaya asing dan bahasanya tentu lebih menarik bagi sebagian besar generasi muda untuk dipelajari.

  1. Bercampurnya Bahasa Indonesia dengan  bahasa-bahasa asing.

Hal ini sering terjadi dimasyarakat. Baik  secara lisan maupun tulisan-tulisan di sms (sort messsage servis) dan di dunia maya (facebook, tweeter, dll).

  1. Memperkaya kosakata Bahasa Indonesia.

Terbukti banyaknya kata serapan yang diserap dari bahasa asing.

 

   Penutup 

       Simpulan/saran

Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan kecuali sekedar definisi kerja (working definition). Sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dari berbagai pengertian dapat disimpulkan definisi globalisasi adalah internasionalisasi, liberalisasi, universalisasi, westernisasi, dan hubungan transplanetari (suprateritorialitas).

Globalisasi memiliki dampak-dampak baik secara positif maupun negatif. Yang mana dapat menguntungkan dan juga dapat merugikan bagi bahasa Indonesia.

 Penulis menyarankan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk mempelajari dan mencermati dampak globalisasi terhadap Bahasa Indonesia. Agar masyarakat dapat menyikapi dampak globalisasi tersebut dengan arif dan bijaksana. Baik dampak yang positif maupun dampak yang negatif terhadap Bahasa Indonesia itu sendiri.

Penulis juga menyarankan kepada pembaca untuk melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam keseharian, baik dalam tulisan maupun lisan (percakapan sehari-hari) agar kedepannya bahasa Indonesia tidak terkikis oleh kemajuan zaman dan terasing dari negerinya sendiri.

 

   DAFTAR  RUJUKAN

 

Karya : Yunita Sepa