Kartini Masa Kini

Yuni S Tika
Karya Yuni S Tika Kategori Lainnya
dipublikasikan 25 April 2017
Kartini Masa Kini

Dilihat dari sejarahnya, RA Kartini adalah pelopor kebangkitan wanita pribumi pada masa itu. Yang dimana disaat itu RA Kartini sangat memperhatikan kondisi - kondisi perempuan pribumi, yang dimana karena kebudayaan dan adat Jawa pada masa itu sehingga menghambat kemajuan pada perempuan dalam hal apapun. RA Kartini ingin semua perempuan pada masa itu mempunyai hak yang sama dengan laki - laki terutama dalam pendididikan. Tetapi saya rasa bukan suku Jawa saja tetapi seluruh perempuan di Indonesia.

Seperti kita tau adat istiadat suatu daerah bisa membatasi ruang gerak kita sebagai seorang perempuan dalam hal apapun. Entah mengapa saya sebagai seorang Jawa pun melihat kalau dalam adat istiadat Jawa kedudukan perempuan adalah dibawah laki - laki. Tetapi saya melihat dalam adat saya, seharusnya laki - laki diatas itu untuk mengayomi bukan mempunyai kuasa penuh atas perempuan, dan posisi perempuan itu dibawah untuk menghormati laki - laki yang mengayominya. menurut saya sebenarnya seperti itu tetapi yang terjadi tidaklah demikian. 

Dan saya pun sangat menghargai perjuangan RA Kartini pada masa itu sehingga banyak sekali perubahan yang terjadi untuk kami kaum perempuan diluar adat istiadat yang salah satunya adalah pendidikan. Kami bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan apa yang kaum laki - laki dapatkan, dan saya rasa perjuangan itu harus diteruskan oleh Kartini masa kini.

Apa dengan kita bersekolah sampai kejenjang yang lebih tinggi lantas kita bisa disebut kartini masa kini ? yang sudah melanjutkan perjuangan beliau ? saya rasa tidak. Perempuan tanpa pendidikan tinggi pun bisa disebut Kartini masa kini. Kenapa bisa ? 

Perjuangan RA Kartini pada masa itu saya lihat tujuanya adalah untuk kemajuan bangsa juga.  Sebagai seorang perempuan mari kita lanjutkan perjuangan Kartini untuk memperbaiki bangsa. Bukan membangun sekolah atau memperjuangkan agar bisa sekolah, karena sekarang sudah banyak sekali bangunan sekolah dan sudah ada program sekolah gratis untuk kalangan yang kurang mampu. Yang harus kita jalankan sekarang sebagai Kartini masa kini adalah pendidikan penerus kita. Bukan pendidikan di sekolah tetapi mendampingi tumbuh kembang mereka. Simpel kan ? tapi tidak mudah. Ketika kita dititipi seorang anak adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk mendidiknya dengan baik. Bukan hanya melahirkannya dan memberinya makan minum, bukan hanya menyekolahkan mereka di sekolah mahal atau memberikan mereka les - les tambahan agar berprestasi, tapi lebih ke pendidikan mental spiritual mereka. 

Saya sangat miris dengan perkembangan anak - anak jaman sekarang, mereka sekolah ? iya, mereka berprestasi ? ada juga yang demikian, tapi tidak diimbangi dengan pendidikan moral mereka. Disini peranan orang tua terutama kita perempuan sebagai ibu sangat dibutuhkan. Di sinilah perjuangan Kartini Masa Kini yang sebenarnya. Pendidikan yang utama adalah di dalam keluarga, di luar itu adalah tambahan. Saya tidak menyalahkan perempuan yang bekerja diluar sana untuk mencari nafkah atas dasar untuk pendidikan anak. Itu sudah keputusan masing - masing dan sudah ada pertimbangannya. Tetapi kebanyakan yang terjadi adalah pemenuhan materi untuk biaya pendidikan dan kebutuhan hidup saja, untuk kasih sayang dan pendidikan mental spiritual anak mereka abaikan. 

Banyak yang bertanya kenapa saya hanya menjadi ibu rumahan padahal saya sekolah tinggi - tinggi, apa tidak sayang dengan pendidikan saya dulu kalau akhirnya jadi ibu rumah tangga? Saya sekolah tinggi - tinggi mencari ilmu bukan untuk bekerja kok, saya mencari ilmu karena menurut saya ilmu pendidikan itu penting, selama bisa kita pelajari sejauh yang kita mampu kenapa tidak ? toh itu juga modal untuk mendidik anak - anak saya nanti. Dan apabila saya mendapatkan pekerjaan karena ilmu saya tersebut, ya saya anggap itu sebagai bonus. Lantas apa perempuan pekerja harus berhenti bekeja untuk meneruskan perjuangan Kartini dalam masalah pendidikan anak ? Tidak juga. Kita sebagai perempuan, wanita, ibu masih punya hak juga melakukan apa yang kita mau, masih mau bekerja atau berkarya tidak masalah. Tetapi kita sebagai perempuan mari kita lanjutkan perjuangan Kartini dengan hal yang simpel tetapi memberikan efek yang sangat besar untuk kamajuan bangsa ini. JANGAN LUPAKAN PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA, LUANGKAN WAKTU BERSAMA MEREKA, BERIKAN PENDIDIKAN MENTAL SPIRITUAL KEPADA MEREKA SEDINI MUNGKIN, CURAHKAN KASIH SAYANG YANG PENUH KEPADA MEREKA, KARENA KEMAJUAN SUATU BANGSA ADA PADA GENERASI MUDA SEPERTI ANAK - ANAK KITA.

 

 

 

 

 

  • view 36