Mereka bukan milik kita !

Yuni S Tika
Karya Yuni S Tika Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Januari 2016
Mereka bukan milik kita !

Mereka lahir lewat engkau

Tetapi bukan dari engkau

Mereka ada padamu

Tetapi bukanlah milikmu

- Kahlil Gibran -

?

?

Mari kita benar - benar memahami dan meresapi setiap kalimat diatas. Ya anak yang ada pada kita bukanlah milik kita. Mereka hanya anak - anak yang dititipkan kepada kita, yang memang lahir dari kita. Dan kita tidak mempunyai hak untuk mengatur atas apa - apa yang bukan milik kita.

Saya tegaskan, MENGATUR bukan MEMBIMBING.?

Kebanyakan orang tua mereka selalu mengatur anak mereka harus begini dan begitu, walaupun dengan alasan atas nama kebaikan. Yang saya lihat sendiri dan saya alami orang tua saya pun bertindak demikian. Sampai dengan status saya Ibu ber anak 2 pun mereka masih melakukan hal yang sama. Selalu diembel - embeli dengan kata "?bukan mama menyuruh begini - begini, tapi menyarankan " tetapi saran mereka itu hukumnya wajib. Terkadang sampai saya berfikir, kapan saya memiliki kebebasan saya sendri. Ya walaupun tidak selalu?mereka melakukan itu kepada saya, tetapi setiap ada keputusan yang saya ambil dan ujung - ujungnya tidak sejalan dengan apa yang diharapkan, mereka selalu menyalahkan kenapa saya tidak menuruti yang mereka sarankan, dll.

Walaupun terkadang mereka tidak tepat dan tidak seharusnya melakukan itu kepada saya, tetapi saya tidak menyalahkan mereka. Karena saya tau mereka melakukan itu karena mereka mempunyai asumsi bahwa ini yang terbaik untuk anaknya ( menurut mereka ) dan mereka melakukan itu karena mereka sayang kepada kita dan mereka lebih berpengalaman dibandingkan kita. Tidak salah juga .

Tetapi dari situ saya mulai mempelajari sesuatu. Sebaik apapun sesuatu hal menurut kita belum tentu itu baik menurut anak kita. Kita bisa menyarankan sesuatu dan membimbing mereka ke arah yang menurut kita baik untuk mereka, tetapi apabila mereka mempunyai keinginan yang baik menurut merereka sendiri kita tidak bisa memaksa mereka untuk menuruti apa yang baik menurut kita. Karena mereka bukan milik kita.

Sedari lahir pun anak - anak mempunyai hak mereka atas apapun. Sedari mereka kecil, kita kenalkan mereka pada apapun. Pada apa yang namanya kebaikan dan keburukan. Bukan Salah dan Benar. Karena manusia hanya bisa melihat mana yang baik dan mana yang buruk, sedangkan yang bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah hanyalah Tuhan.

Tetapi bukan berarti karena bukan milik kita lalu kita menterlantarkan mereka begitu saja. Ingat Tuhan menitipkan mereka kepada kita. Setiap Sekenario yang dibuat Tuhan adalah sesuatu yang baik menurutNya, walau buruk menurut kita sekalipun. Disaat kita bekerja dengan baik, maka atasan akan memberikan reward kepada kita, apalagi Tuhan. Anak yang dititipkan kepada kita lebih berharga untuk dijaga dibandingkan dengan pekerjaan kita di kantor. Gaji yang akan kita terima lebih banyak daripada gaji pengusaha besar sekalipun.

Jangan pernah merampas hak - hak anak, jangan pernah menyalahkan keadaan dikarenakan seorang anak. Hargai kehidupan mereka, hargai kebebasan mereka. Miris kalau kita lihat banyaknya kekerasan pada anak. Banyaknya kebebasan anak yang dirampas.

Marilah kita menjadi orang tua yang bijaksana. Siapkan diri kita bahwa suatu saat mereka akan meninggalkan kita, mereka akan memilih jalan mereka masing - masing yang jauh dari apa yang kita harapkan. Dalam hal masa depan, jodoh, pekerjaan maupun keyakinan. Jangan pernah menjadi orang tua yang merasa gagal apabila kelak kehidupan mereka tidak seperti apa yang kita harapkan. Karena Mereka bukan milik kita ......

?

Salatiga, 29 Januari 2016

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

  • view 229