Manusia dan Kerisauan

Yuni Kartika Sari
Karya Yuni Kartika Sari Kategori Lainnya
dipublikasikan 08 Maret 2016
Manusia dan Kerisauan

Manusia dan kerisauan tak bisa dipisahkan, ada saja yang dirisaukan oleh manusia.

Anak balita juga mungkin kadau merasa risau, takut mainannya diambil teman.

Anak sekolah risau, PR matematika ini pakai rumus yang mana.

Yang kuliah risau, kapan tugas akhir ini selesai dan bagaimana cara mendapat acc dari dosen.

Setelah lulus, risau karena tak kunjung dapat pekerjaan, yang S2 juga risau karena ternyata thesis itu jauuuh lebih sulit.

Yang sudah bekerja masih risau juga, kapan bisa mandiri, menjadi bos di perusahaan sendiri.

dan yang merintis usaha pasti risau juga, karena banyak sekali tantangan dan godaan sedang hasil belum seberapa.

Jadi, kalau kau merasa risau sekarang, jangan terlalu merasa paling menderita karena semua orang yang waras pasti punya kerisauan - kerisauan sendiri.

Sekarang mungkin kita menertawai kerisauan anak balita atau anak sekolah, tapi dulu kita juga pasti pernah mengalami kerisauan itu.

Maka, tunggulah di masa depan, masa dimana kita akan menertawai kerisauan - kerisauan kita sekarang di tengah kerisauan - kerisauan yang entah apa.

?

  • view 119