Bukan Untukmu

Yuni Hartinah Pulungan
Karya Yuni Hartinah Pulungan Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 Juni 2017
Bukan Untukmu

Sebenarnya, bagiku tak ada masalah besar diantara kita. Hanya saja aku memang menolak untuk melakukan sesuatu yang berkaitan denganmu. Tak ada maksud apa-apa. Hanya saja aku sedang menjaga diriku untuk tidak masuk ke duniamu dan terjebak pada peran yang sama seperti dulu.

Jika aku merunut kembali dan mungkin ini juga perlu, sehingga kau sadar mengapa aku sempat marah dan dan menganggap kita tak pernah mengenal satu sama lain. Aku memang tak mengatakannya padamu secara langsung waktu itu, karna aku sadar bahwa kau juga akan mengabaikanku. 

Yang pertama, janganlah berpikir untuk mencari tempat singgahmu. Meluapkan segala rasa sedih, kesal dan sesak didadamu pada tempat singgah itu. 

Jika mencari tempat persinggahan itu sudah lumrah bagimu, maka tolong fikirkan betapa menyakitkan jika menjadi tempat persinggahan yang akan kau tinggalkan tanpa tahu kapan waktu. 

Kemudian, jika kau mengatakan masih punya hati, tolong gunakan hatimu pada makhluk yang juga memiliki hati. Aku paham kau butuh diperhatikan. Butuh kasih sayang. Tapi jangan gunakan itu untuk mencari banyak tempat persinggahan lalu kau tinggalkan. 

Yang kedua, kumohon tegaslah pada diri sendiri. Jangan plinplan untuk kebahagiaan dirimu sendiri. Sesungguhnya kaulah yang mengerti bagaimana situasi yang membuatmu merasa nyaman. 

Yang ketika, jika nanti kita bertemu diuatu waktu, maafkanlah sikapmu yang tak pernah ramah untukmu. Karna sesungguhnya kesalahanmu dulu kuanggap fatal ketika itu. Aku tak ingin kau bela lebih, aku hanya ingin kau jelaskan bahwa aku tak seperti yang mereka tuduhkan itu. Tapi, melihat sikapmu ketika itu rasanya ingin ku caci maki saja kau. Tali itu sudah berlalu dan akupun akan membiarkannya begitu. 

Aku menulis bukan untuk kau baca. Bukan pula untuk membuatmu merasa tersindir. Melainkan menulis  sebagai terapi diri. 

  • view 52