Mutiara Sabda Rm. Yunus Bouk

Yudel Neno
Karya Yudel Neno Kategori Agama
dipublikasikan 26 Juni 2018
Mutiara Sabda Rm. Yunus Bouk


(Rm. Yunus Sirilus Bouk, Pr, adalah Imam Keuskupan Atambua. Kini bertugas sebagai pendidik dan pengajar di SMK Katolik St Pius X Insana-Kefamenanu-NTT)

(1) Rm Yunus: Dengan memberikan sabda dan roti hidup (Ekaristi), Yesus memberikan kepada orang kristiani _makanan penguat penuh gizi_ yang di perlukan untuk menghayati suatu hidup Kristiani yang sungguh membuat diri-Nya menjadi sumber kehidupan sejati agar orang yang percaya dan menerima-Nya memperoleh hidup kekal. (Yoh.6:60-69).
(2) Rm Yunus: Jika kandang domba adalah Gereja,  maka *Yesuslah pintu kandang,* _barangsiapa masuk melalui pintu itu,_ ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput hijau dan mata air yang tenang.  (Yoh.10:1-10).
(3) Rm Yunus: Kasih bukanlah sekadar perasaan, juga bukan entitas rohani belaka, _kasih mewujud melalui tindakan nyata,_ yaitu saling melayani. Jika wujudnya tidak ada, namanya jelas bukan kasih. (Yoh.13:16-20).
(4) Rm Yunus: Yesus adalah jalan atau sarana, melalui-Nya orang dapat sampai kepada Allah, yaitu melalui iman kepada-Nya dan mengikuti kebenaran-Nya, orang kristiani dihantar untuk memiliki kehidupan kekal. (Yoh.14:1-6).
(5) Rm Yunus: Jika seseorang adalah murid Kristus, maka seharusnya orang disekitarnya bisa menemukan _sikap dan prilaku seperti Kristus_ dalam dan melalui dirinya, itulah yang disebut _kesaksian hidup kristiani._ (Yoh.6:7-14).
(6) Rm Yunus: Orang kristiani dapat mengenal dan _mengalami kehadiran_ Allah sepanjang mentaati kehendak Allah (Yesus), sehingga mampu _mengalami kehadiran_ Roh Kudus yang berdiam dalam dirinya, dan yang terus mengajar, memampukan dan menghiburnya. (Yoh.14:21-26).
(7) Rm Yunus: _Damai-sejahtera_ (kebahagiaan) merupakan tujuan hidup semua manusia, dan itu diberikan/disediakan oleh Yesus dalam hidup orang beriman baik saat sekarang maupun nanti dalam kehidupan kekal, lalu apa lagi yang perlu dicari manusia? (Yoh.14:27-31).
(8) Rm Yunus: Mengenal Yesus searti mengenal Allah Bapa, searti juga mengenal kehendak-Nya, serta _siap ikut serta_ dalam *karya keselamatan* umat manusia, itulah iman Kristiani yang benar.(Yoh.14:6-14).
(9) Rm Yunus: Bukti  seseorang adalah kristiani sejati,  yaitu saat ia menunjukkan kasih kepada Allah dengan taat kepada-Nya dan mempraktikkan hidup saling mengasihi di antara _sesama umat manusia_ dan bukan hanya pada golongannya sendiri saja. (Yoh.15:12-17).
(10) Rm Yunus: Walaupun dunia (kejahatan)  membenci dan menganiayanya, umat Allah harus tetap mengasihi dan berbuat baik kepada semua orang, karena meskipun menolak dosa mereka tidak boleh membenci orang berdosa itu, karena roh benci, dengki, jahat bukanlah Roh Kristus, melainkan roh dunia ini. (Yoh.15:19-21).
(11) Rm Yunus: _Tinggal di dalam Yesus_ berarti *tinggal di dalam kasih-Nya,* dan itu berarti hidup dalam ketaatan pada perintah-perintah-Nya, dan perintahnya adalah para murid harus saling mengasihi satu sama lain, seperti Yesus telah mengasihi mereka. (Yoh.15:9-17).
(12) Rm Yunus: Dalam menghadapi _tantangan iman,_ sangatlah penting umat kristiani mengandalkan *Roh Kebenaran* yang akan terus _mengingatkan Firman Tuhan,_ yang dapat membuat umat kristiani jadi kuat dan ingat akan Dia dan kebenaran-Nya. (Yoh.15:26-16:4a).
(13) Rm Yunus: Yesus menegaskan bahwa _pekerjaan Roh Kudus_ yang (akan) hadir di dalam diri murid-Nya adalah menolong mereka melakukan hal-hal yang berkenan kepada Allah, dan (akan) menyadarkan dunia ini akan _dosa, kebenaran, dan penghakiman._ (Yoh.16:5-11).
(14) Rm Yunus: Roh Kudus (Roh Kebenaran), memimpin umat Kristiami ke dalam kebenaran; menginsafkan akan dosa dan memampukan mereka untuk menjadi saksi Kristus.  (Yoh.16:12-15).

Penulis : Rm. Yunus Bouk, Pr.
Editor : Fr. Yudel Neno

  • view 71