Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 17 April 2018   20:29 WIB
Membongkar Asumsi

Kulang-Inspirasi.co, 17/04/18

Tahun 2015, tepatnya bukan Agustus SMK Katolik St. Pius X Insana mendapat dua orang guru SM3T. Ada Ibu Ayu, ada Ibu Sulis.

Untuk saya, dua orang ini menarik. Setiap kali bercerita dengan mereka, mereka selalu mengatakan bahwa sebelum mereka datang ke Timor, TTU khususnya, mereka mendengar cerita bahwa orang NTT itu sangat fanatik dengan agama Kristen karena itu sebagai konsekuensinya mereka kurang bersahabat dengan mereka yang beragama Islam atau orang muslim. Bahkan dikatakan bahwa terhadap orang yang beda agama, kejahatan dapat saja terjadi.

Setelah tinggal di sini, apalagi datang langsung di Sekolah Katolik, dalam hal ini SMK Katolik St. Pius X Insana, ternyata orang-orangnya sangat bersahabat,"tandas Sulis, waktu itu.

Apalagi di SMK ini, ada Uskup, Romo, Frater, Suster, justeru mereka itu orang-orang yang sangat baik hati dan bersahabat,"tandas pula Bu Ayu.

Terkhusus untuk guru-guru muda waktu itu, mereka merupakan rekan perjalanan yang sangat setia. Ada ibu Ina, Pak Randi, Pak Yos, Pak Rudy, Pak Alvin, Pak Aleks, Fr. Fon, Fr. Yogar dan banyak guru yang tentunya tidak dapat disebutkan namanya satu persatu.

Inikah sekiranya kisah singkat tentang SMK Bitauni, bahwa kami pernah mengalami kesulitan air. 

Kami pun selalu mengalami kesepian di kala siswa-siswi pulang berlibur di rumah. Seringkali miskomunikasi dengan rekan-rekan guru membuat bathub tidak nyaman.

Walaupun demikian, SMK Bitauni tetap di hati.

Salam ya Bu Sulis, Bu Ayu.....

Karya : Yudel Neno