Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 44150
            [type_id] => 1
            [user_id] => 20609
            [status_id] => 1
            [category_id] => 15
            [project_id] => 0
            [title] => Aleks Bria : KERJA KERAS, CERDAS, KREATIF DAN INOVATIF
            [content] => 
oleh  
ALEXANDER BRIA, A.Md
(Guru Produktif Peternakan SMK Bitauni)

PENGANTAR
Salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia adalah mempertahankan eksistensinya. Untuk bisa mempertahankan dan melanjutkan hidup maka manusia butuh makan, pakaian dan tempat tinggal. Semuanya itu disebut sebagai kebutuhan materiil yang selanjutnya dikelompokkan dalam kebutuhan primer. Selain itu juga manusia membutuhkan pemeliharaan dan pengembangan jiwa (pikiran) melalui aktivitas hiburan, belajar dan sebagainya. Hal ini disebut sebagai kebutuhan spiritual yang dikelompokkan sebagai kebutuhan sekunder dalam hidup manusia. 
Kebutuhan materiil sebagai kebutuhan primer bersifat mutlak bagi kelangsungan hidup manusia. Sementara kebutuhan spiritual sebagai kebutuhan sekunder bersifat relatif, tapi perlu dan penting bagi kelangsungan hidup manusia menuju ke arah yang lebih baik. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut maka dilakukan melalui bekerja,  sehingga manusia disebut makhluk pekerja (homo faber), karena dengan bekerja manusia dapat mewujudkan dirinya. Dengan adanya kerja secara otomatis manusia bisa memenuhi segala kebutuhan untuk menunjang kehidupannya sesuai dengan apa yang diinginkannya. 
Perlu diketahui bahwa kerja manusia terbagi atas dua bagian yakni kerja dalam bidang produksi dan kerja dalam bidang sosial (pelayanan jasah). Kerja produksi adalah mengubah objek alam menjadi sesuatu yang berguna. Misalnya tanah diolah untuk menanam sayur. Sementara kerja dalam bidang sosial, misalnya orang sakit disembuhkan, orang bodoh menjadi pandai dan sebagainya. Dilihat dari kedua aspek tersebut, dalam uraian tulisan ini akan dibahas khusus mengenai kerja dalam bidang produksi. Di mana terdapat empat hal penting yang akan diuraikan yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja kreatif dan kerja inovatif.
 
Kerja Keras
Kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan apa yang dibutuhkan persediannya terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan manusia, ia perlu bekerja. Dengan kata lain, dengan bekerja, manusia mewujudkan dirinya sebagai makhluk yang bisa mempertahankan dirinya. Manusia dapat bertahan melalui perhatian yang tulus terhadap kebutuhannya. Lalai dalam pemenuhan terhadap kebutuhan, hidup dan karya manusia dapat terganggu berat. Dengan demikian, kerja keras sangat penting, yang dapat ditempuh sebagai salah satu media untuk mempertahankan hidup manusia. 
Kerja keras dalam bidang produksi diartikan sebagai keseriusan manusia dalam bekerja untuk memproduksi sesuatu sesuai target kerja yang telah ditentukan dengan memperhatikan sikap kerja, kondisi lingkungan, dan waktu. Kerja keras dengan memperhatikan sikap kerja berarti seseorang yang melakukan suatu pekerjaan harus bertanggung jawab, sesuai prosedur kerja serta disiplin dan jujur. Di samping itu, perlu memperhatikan kondisi lingkungan kerja dan waktu kerja (siang, malam), cuaca kerja (panas, dingin, hujan, angin), serta objek yang dikerjakan (berat, ringan). 
Sejauh ini asumsi yang masih melekat dalam benak kita yang terus dihidupi adalah kerja keras berarti melakukan aktivitas fisik tanpa menghiraukan sikap kerja, waktu dan kondisi lingkungan kerja. Pada akhirnya yang didapatkan tidak sesuai dengan target yang diinginkan. Misalnya seseorang yang memiliki niat untuk bekerja keras tetapi tidak memperhatikan kondisi lingkungan dan cuaca kerja seperti pada siang hari, hujan, angin, hasil akhirnya adalah kesehataannya terganggu. Oleh karena itu, kerja keras dalam bidang produksi harus memperhatikan sikap kerja, kondisi lingkungan, dan waktu sehingga bisa mencapai target. Ketiga unsur ini saling erat kaitannya dalam menjalankan suatu pekerjaan.
Kerja Cerdas
Dalam menjalankan suatu pekerjaan, setiap orang dituntut untuk bekerja secara cerdas, terutama kerja dalam bidang produksi. Kerja cerdas berarti membangun sistem kerja berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. Misalnya seorang petani yang sudah mengetahui cara memberikan pupuk pada sayur maka harus dikerjakan sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki. Apabila tidak dilakukan seperti demikian maka dikatakan tidak cerdas dalam bekerja. Kerja yang cerdas akan mendapatkan hasil yang berkualitas sesuai dengan yang diinginkan. Tetapi apabila tidak cerdas maka hasil yang diperoleh tidak akan memuaskan. Oleh karena itu, setiap orang mestinya meningkatkan pengetahuan sebelum terjun dalam dunia kerja.
 
Kerja Kreatif
Seiring dengan perkembangan zaman maka setiap orang dituntut untuk bekerja secara kreatif. Bekerja kreatif berarti melakukan suatu pekerjaaan sesuai dengan konsep berpikir yang matang untuk menciptakan sesuatu yang baru dari pekerjaan ataupun dapat mengembangkan apa yang sudah ada. Karena itu, kerja dalam bidang produksi pun menuntut setiap orang untuk kreatif dalam menciptakan suatu produk yang baru dan berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kreativitas seseorang dalam bekerja muncul dari pikiran-pikiran yang bersifat imajinatif dan merupakan hasil dari reaksi terhadap realitas. Sebagai pekerja yang kreatif, terhadap realitas apa adanya, daya imajinasi dapat berkembang untuk menciptakan sesuatu yang baru.
 
Kerja Inovatif
Era globalisasi menginginkan adanya inovasi dari hasil karya manusia, terutama mengenai produk yang dihasilkan oleh manusia. Dengan demikian, dalam melakukan suatu pekerjaan dalam bidang produksi harus inovatif sehingga bisa menghasilkan suatu produk yang baru. Kerja inovatif yakni sistem kerja yang bersifat memperbaharui proses kerja sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang baru. Produk yang inovatif bisa didapatkan dari pembaharuan produk maupun penciptaan produk baru. Semuanya itu disebut sebagai produk inovasi, sehingga dalam menghadapi dunia kerja setiap orang harus berkerja secara inovatif. Sistem kerja yang inovatif akan memudahkan kita untuk bersaing dalam dunia kerja.
 
KESIMPULAN
Zaman terus berubah, segala sesuatu yang terkandung di bumi ini pun ikut mengalami perubahan. Perubahan yang dirasakan oleh manusia merupakan hasil dari kerja manusia. Terjadinya perubahan tersebut memberikan dampak posetif dan negatif terhadap kehidupan manusia. Salah satu dampak negatif yang sangat dirasakan dalam bidang ekonomi adalah kesenjangan sosial ekonomi. Dikatakan senjang karena yang kaya terus kaya sementara yang miskin tetap miskin. Untuk mengatasi kesenjangan ini, diperlukan beberapa hal penting ini yakni kerja keras, cerdas, kreatif dan inovatif.
[slug] => aleks-bria-kerja-keras-cerdas-kreatif-dan-inovatif [url] => [is_commented] => 1 [tags] => None [thumb] => file_1518800190.jpg [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 149 [issued] => 0 [author] => Yudel Neno [username] => Yud3lN3n0 [avatar] => avatar.png [status_name] => published [category_name] => Inspiratif [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 0 [created_at] => 2018-02-16T23:56:30+07:00 [updated_at] => 2018-10-03T21:48:27+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 31.619455ms [status] => 200 )