Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Proses Kreatif 25 Januari 2018   19:56 WIB
MANFAAT TANAMAN HERBAL (AIR REBUSAN DAUN SIRIH DAN KUNYIT) UNTUK PENCEGAHAN DAN

Oleh : Novi Bano (Siswi SMK Katolik St. Pius X Insana)
Pendahuluan
Ayam Broiler merupakan salah satu jenis ternak yang sudah dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini disebabkan karena ayam broiler memiliki daging yang empuk, mudah dalam pemeliharaan, dan waktu pemeliharaannyapun singkat, karena proses pertumbuhannya dipacu dengan mempergunakan bahan-bahan kimia dan obat-obatan. Meskipun demikian, namun ayam broiler juga sangat rentan/peka terhadap berbagai jenis penyakit, sehingga upaya pencegahan dan pengendaliannyapun selalu menggunakan bahan kimia dan obat-obatan.  
Dengan memperhatikan kondisi ini tentu akan berdampak pada kesehatan konsumen. Salah satu upaya pencegahan dan pengendalian penyakit serta memperbaiki kualitas daging ayam broiler tanpa memberikan efek samping bagi kesehatan konsumen adalah dengan memanfaatkan tanaman herbal (umbi rumput teki dan kunyit) untuk kesehatan ayam broiler. 
Oleh karena itu, penulis  mencoba menggantikan penggunaan bahan kimia dan obat-obatan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit  dengan  memanfaatkan tanaman herbal  dalam pemeliharaan ayam broiler. Salah satu tanaman herbal yang dipergunakan untuk pencegahan dan pengendalian penyakit  ayam broiler adalah Umbi Rumput Teki (Cyperus Rotundus) dan Kunyit (Curcuma )
Tentang Rumput Teki
Rumput Teki atau sering disebut Teki merupakan rumput palsu atau rumput liar yang dapat hidup disepanjang tahun dengan ketinggian 10 sampai 75 cm. Tanaman ini dapat tumbuh liar di kebun, di ladang atau tempat lain dengan ketinggian sampai 1000 meter dari permukaan laut.
Rumput ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:Bunga berwarna hijau kecoklatan, terletak di ujung tagkai dengan tiga tunas helm benang sari berwarna kuning jernih, membentuk bunga-bunga berbulir, pada buah-buahnya yang berbentuk kerucut besar pada pangkalnya, daunnya berbentuk pita mengkilat terdiri dari 4-10 helai, panjang daun 1,5-4,5 cm terdapat pada pangkal batang membentuk rozel akar, dengan pelepah daun tertutup tanah. Pada rimpangnya yang sudah terdapat banyak tunas yang menjadi umbi berwarna coklat atau hitam. Bila dimakan rasanya sepat kepahit-pahitan dan baunya wangi. Umbi-umbi biasanya menggumpal berupa rumpun dan menggerombol.
Zat yang terkandung pada Umbi Rumput Teki.
Kandungan yang dimliki oleh umbi rumput teki antara lain:
Alkaloid, Glikosida jantung, flanoid dan minyak menguap sebanyak 0,1-1%, yang isinya bervariasi tergantung dari dari daerah asal tumbuhnya.
Minyak essensial yang diperoleh dari umbi rumput teki ini mengandung sedikitnya 27 senyawa yang terdiri dari seskuiterpen, hidrokarbon, epokside, keton-keton, monoterpen dan alifatik alkohol serta beberapa senyawa lain  yang belum dapat diidentifikasi. 
Teki mengandung bakteri Rhizopus Oryzae  yang berfungsi untuk mengurai debu atau kotoran sehingga zat antibiotik mampu menembus partikel-partikel lebih efektif.(pengaruh pemberian etanol umbi teki secara tropikal.T Nur P. Yogyakarta-UGM.2007).
Manfaat Umbi Rumput Teki bagi Kesehatan Ayam
Walaupun terdapat beberapa senyawa yang belum dapat diidentifikasi, namun umbi dari akar rumput teki ini mengandung banyak tannin  (racun) yang dapat melemahkan atau mematikan bakteri dalam kandang, sehingga  sangat bermanfaat bagi kesehatan ayam. Apabila ternak mendapat bakteri yang sudah lemah ini maka ternak akan lebih kebal terhadap penyakit. (Kristoforus P,  Ramuan obat tradisional. IPB 2015.  Cara pemberiannya seperti jamu-jamu pada umumnya, yaitu dengan ditumbuk dan diberi minum pada ayam. Sehari cukup sekali. (Oki Triana Putra, Jamu tradisional. 2015).
Alat dan Bahan
Alat : Ember, Baskom, Gayung, Kayu pengaduk, Kantong plastik, Saringan/kain penyaring, Lesung dan alu ( alat tumbuk), Handsprayer, Alat timbang
Bahan : Umbi rumput teki, Kunyit, Garam dan Air
Langkah kerja
Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan Ramuan Herbal (Umbi Rumput Teki dan Kunyit)
1  kg kunyit diparut/ditumbuk halus
1/4  kg umbi rumput teki yang sudah dibersihkan ditumbuk sampai halus.
Gabungkan kedua bahan (teki dan kunyit) ke dalam ember.
Tambahkan 10 liter air ke dalam ember/wadah yang sudah disiapkan,  kemudian diaduk secara merata.
Lakukan penyaringan dengan saringan air/kain pengepres untuk memisahkan ampas dengan hasil penyaringannya.
Tambahkan 1 sendok  garam kedalam air hasil penyaringan.
Didiamkan selama 24 jam
 
Pengaplikasian
Pengaplikasian dapat digunakan untuk mendesifektan kandang (disemprotkan)  dan dapat diberikan pada ternak broiler dengan takaran 1: 10, yang artinya setiap 1 takaran hasil penyaringan teki dan kunyit berbanding 10 liter air. Perlakuan ini dapat digunakan untuk mendesinfektan kandang  dan dapat diberikan pada ayam broiler lewat air minum. Pemberian pada ternak  ayam lewat air minum  caranya diberikan setiap hari selama 8 hari  berturut-turut dan setelah itu dapat diberikan setiap pergantian musim (Kristoforus, P. 2015).
 
Penulis adalah Siswi Kelas XII, Program Keahlian Agribisnis Ternak Unggas Pada SMK Katolik St. Pius X Insana
 
 
 
Sumber Bacaan :
Gunawan, W Andang. 2013. Tanaman obat.IPB. 
Hembing, Wijayakusuma. 1992. Tanaman Berkasiat Obat di Indonesia. Pustaka Kartini .
Putra, Oki Triana. 2015. Jamu Tradional. 
Kristoforus P. Herbal Ramuan Tradional. IPB. 2015
Sihombing Dolok Tinanda Haposan.Tanaman herbal.IPB.
T Nur P. 2007. Pengaruh pemberian ekstrak etanol umbi teki secara tropikal.Yogyakarta(UGM). 
Gustaviani. 2006. Diagnosis dan Klasifikasi Diabetes Melitus. FKUI. 
 
Aru WS, dkk. 2006. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid III edisi IV. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. 
 
Setiawan AS, dkk. 2011. Efek Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum Linn.) dan Rimpang Kunyit (Curcumma domestica Val.) denganPembanding  Glibenklamid pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. MKB [Internet]. 
 
Chainani-Wu N, et al. 2003. Safety and anti-inflammatory activity of curcumin: a component of tumeric (Curcuma longa). J Altern Complement Med [Internet]. 
 
Kuroda M, cs. 2005. Hypoglicemic effects of turmeric (curcuma longa L. rhizomes) on genetically diabetic KK-Ay mice. Biol Pharm Bull [Internet]..
 
Yu W, cs, et al. CurcuminAlleviates Diabetic CardiomyopathyinExperimental Diabetic Rats. PLoS ONE [Internet]. 2012.
 
Penulius adalah siswi Kelas XII Agribisnis Ternak Unggas-SMK Katolik St. Pius X Insana
 
 

Karya : Yudel Neno