Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 17 Maret 2018   16:16 WIB
Membacamu, Membacaku

Tak perlu tunggu cahaya redup,
Membacamu semudah aku mengenal setiap batas geladak lekukmu.
Begitu indah,
Setiap makna gerak yang kau alirkan mengikuti tujuan akhirmu.

Tak perlu tunggu bulan separuh,
Membacaku semudah kau mengenal setiap alunan suara yang bergetar.
Begitu berirama,
Luruh bersama setiap perpindahan partikel yang kau dan aku ciptakan.

Membacamu mampu menumpahkan desir debar ke jantungku.
Membacaku mampu menumpahkan hasrat terdalam ke hatimu.
Bagai terhempas ombak liar begitu tiba di batas bacaan.
Tanda-tanda muncul membuat pikiran dan hati kita bertaut.

Ah, kekasihku!
Tibalah kita pada tujuan peraduan.
Namun, tak dapat kita lepaskan tatapan satu sama lain.
Masih terus asyik membaca dengan abjad tersusun lirih.
Hari ini, esok, dan seterusnya,
Tak akan ada rasa muak antara kau dan aku,
Membacamu, membacaku.

Karya : Yessy Niarty