Plath

Yessy Niarty
Karya Yessy Niarty Kategori Puisi
dipublikasikan 18 Maret 2017
Plath

Takut dirinya akan  keraguan hati
Hingga sibukkan diri melayang di atas air
Tetap tegakkan kepala di antara pahitnya ilusi

Tahu dirinya akan desiran yang akan merusak akhir
Terjunkan diri dalam romantika kata, diantara krisis diri dan ketidaksetiaan janji
Tak tidur berhari-hari dengan tegukan tanpa henti

Plath masih tak sadar, siapa diri wanita di cermin?
Baginya masa sekarang adalah keabadian dengan pergantian konstan dan hanya berhenti saat mati
Baginya dua dimensi lebih tenangkan batin
Kalahkan doa, langkah, dan apapun yang berarti

Plath masih tak sadar, dirinya masih tetap kalah
Ketakutan abadi masih sering bertandang di hati
Membuatnya lari dan menyerah

Plath merasa sendiri di tengah arus langkah
Bahkan sang lelaki mungkin mulai lelah
Keluhnya, mengapa gadis ini begitu naif?
Dosa lalu apa yang buatnya begini?
Hingga tak mampu nikmati tenarnya diri
Tenggelam dalam depresi dan pengasihanan
Lupakan masa depan dan akhiri segala cobaan

Plath tak tahan lagi, baginya Tuhan terlalu lama
Ditetapkannya tanggal kematian pribadi
Tubuhnya terbalik tutupi sedihnya mata
Bocah-bocah terus menangis
Sang induk pindah dimensi.

Catatan kecil:
Sylvia Plath (1932-1963) adalah seorang penulis yang terkenal dengan novel semi-autobiografi berjudul The Bell Jar serta puisi dengan genre confessional poetry. Plath mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena depresi yang dideritanya.

Dilihat 76