Perempuan yang Melukis Senja

Yessy Niarty
Karya Yessy Niarty Kategori Puisi
dipublikasikan 27 Mei 2016
Perempuan yang Melukis Senja

Perempuan yang Melukis Senja 

Kenapa biru menyerbu hingga hijau pun malu?
Tertunduk-tunduk hingga ciptakan bayangan kelabu
Lalu sang perkasa berangsur tenggelam menuju barat
Pelan-pelan ciptakan gelap
Beri jalan agar muncul bulan sekerat

Emas beri celah gradasi ungu
Namun ego masih milik sang biru
Persis mimpi sang perempuan
tak sempat terbuat padahal baru sepangkuan

Seperti senja wujud sang mimpi
Singgah singkat berikan rindu tak bertepi
Berahasia sang perempuan dengan hati
Tak akan diucapkannya hingga bertamu mati
Bersumpah lah Ia tak akan berbagi kisah
Baginya rindu pada sang mimpi hanya sumber resah
Tak ingin mata dan hatinya basah
Akan rindu yang tak terjamah

Namun sang mimpi tak pernah pergi
Hadirnya dibuat abadi pada kanvas berbatas pandang
Setiap hadirnya diiringi elegi
Senandung sang perempuan di gersangnya padang
Harapnya ada dalam sunyinya senja
Nama sang mimpi masih tereja 

Sang perempuan terus menerka
Sambil jemarinya melebur tinta
Harapnya sang mimpi terbayang wajahnya
Harapnya sang mimpi detakkan debarnya
Meski panik terus melanda
Akan hadirnya suatu nama
Ilusinya berbisik sang mimpi telah lupa
Lelap di atas pangkuan seorang puan
Lalu sunyi lah tangis sang perempuan
Senja masih dilukis kias
Semakin kelabu ditelan gelap tak berbekas

  • view 113