Menjadi diri sendiri

Yeni Ratnasari
Karya Yeni Ratnasari Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 10 Maret 2016
Menjadi diri sendiri

Bismillah,

Kenapa harus menjadi orang lain ketika menjadi diri sendiri itu lebih menyenangkan??

Sering kita dengar "jadilah dirimu sendiri". Baiklah, aku tidak menyarankan kita menjadi diri sendiri yang begitu-begitu saja. Kita bisa menjadi diri sendiri yang senantiasa berusaha menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi. Bukan berarti menjadi diri sendiri yang apa ada nya yang pasrah dan tidak ada usaha atau niatan menjadi diri yang lebih baik. Bukan berarti juga menjadi diri sendiri tuh "seenak e dewek / sakarepe dewek" alias semaunya sendiri.

Memebenahi diri itu sangat penting. Bahkan berusaha untuk menggapai hari ini yang lebih baik dari hari kemarin. ?Menjadi diri sendiri bisa berarti mensyukuri setiap kelebihan dan kelemahan diri. Kita boleh mencontoh hal-hal baik dari orang lain, namun bukan menjadi orang lain tersebut. Bukan menjadi manusia copy an. Setiap manusia mempunyai jati diri dan keunikan nya masing-masing. serta karakter yang berbeda-beda. Dan perbedaan itu lah yang membuat dunia ini rame, gak monoton, lebih berwarna.. (aiih :D )

Mungkin atau pasti kita pernah ingin seperti si ini , ingin seperti si itu. Namun diri sendiri susah payah dan malah terkekang ketika tidak bisa menyeimbangkan diri menjadi seperti itu. Dan kupikir tidak akan ada sandiwara ketika mampu menjadi diri sendiri ( yang ditekankan disini menjadi diri sendiri yang lebih baik J )

Seperti sahabat sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun mempunyai keunikan nya masing masing dan tetap dalam kemuliaannya. Abu Bakar as, Umar bin Khathab, Utsman bin 'Affan, Ali bin Abu Thalib.

Jadi, jadilah diri sendiri yang lebih baik :)

  • view 206