Senja Yang Dirindukan

Yeni Ratnasari
Karya Yeni Ratnasari Kategori Puisi
dipublikasikan 07 Maret 2016
Senja Yang Dirindukan

Ketika senjaku mulai menghilang,
aku tidak bnerusaha untuk mengejarnya untuk bertanya,
dimana ia sekarang?
atau bagaimana ia sekarang?

Kuizinkan senja ku berlalu..
tanpa sepatah katapun yang terucap,
tanpa perpisahan maupun katakan ?ilal liqo?
lebih dari itu aku yakin senjaku akan kembali esok hari.

Bukan kah ini hanya berganti malam?
Bukankah esok aku akan bertemu lagi dengan nya?
Siapa yang tahu?
?Memang tidak ada, kecuali Allah..

Aku tak pernah mencoba menggapai cahaya sang senja,
Aku hanya bisa melihatnya dari jauh,
Sangat indah menerpa awan-awan, sampai membuat diri ini takjub.
Senjaku sangat diam, berbeda dengan siang maupun malam.

Aku..mengagumi nya.. dan pasti lebih mengagumi penciptanya (yaitu Allah)
Ibarat kata tawanya langit adalah mentari yang terik, tangisnya langit adalah hujan, tidurnya langit adalah malam. Dan ku anggap senja adalah senyuma termanis sang langit.(Baiklah itu hanya ?ibarat kata?)

===

-Dan jika senjaku kembali..aku akan menyambutnya dengan dengan senyum merekah, mata berbinar dan lisan yang mungkin terpaku. Tidak percaya.

Tahukah siapa senja itu? Bagaimana bila itu kamu?

  • view 411