Romantisme-Nya

Yeni Ratnasari
Karya Yeni Ratnasari Kategori Motivasi
dipublikasikan 28 Maret 2016
Romantisme-Nya

Bismillah,

Ada seseorang yang datang dan pergi dalam hidup mu. Ada yang bersama mu sangat lama, namun ada pula yang hanya sebentar. Ada perkenalan yang membawamu pada pertemanan, persaudaraan bahkan rasa cinta. Namun ada pula perkenalan yang tiada berarti apa-apa bagi kita. Ada pertemuan tanpa suara , tanpa senyum dan kita hanya bertemu berpapasan tak sengaja. Ada yang hanya tahu nama, namun ada pula yang menjadi dekat. Semua pertemuan itu..ada dalam perjalanan hidup ini. Aku percaya, selalu ada alasan Allah mempertemukan setiap orang. Bahkan ketika itu hanya sebatas kenal tanpa menjadi dekat. Bukankah Allah yang mengatur segalanya? Bahkan pertemuan kita dengan orang-orang diperjalanan.

Pernahkah kau ingin bertemu seseorang? sangat ingin bertemu. Namun Allah belum menghendakinya, sehingga bagaimana pun kita berusaha menemui nya ternyata kita tidak dipertemukan. Namun ketika Allah menghendaki atas pertemuan, dimana pun, kapanpun, bagaimana pun tiba-tiba bertemu dengan mudah begitu saja bahkan tanpa sengaja. Aku percaya itu semua adalah kehendakNya.

Sadarkah kita, bahwa dibalik rencana Allah selalu ada kebaikan yang tersimpan dan tak pernah gagal membuat tersenyum pada akhirnya. Allah Maha Tahu yang terbaik bagi hambaNya. Bahkan ketika kita menginginkan sesuatu namun Allah tidak menghendaki nya, maka bisa jadi sesuatu itu memang tidak baik bagi Allah untuk kita.

Kenapa sekarang kita mudah curhat di media sosial? Padahal ada sandaran terbaik untuk mencurahkan asa, rasa dan segala hal yaitu dalam balutan doa pada Nya. Yang Maha Pemberi Petunjuk kepada hamba-hambaNya yang beriman dan bertaqwa.

Lantas tak bolehkah kita bercerita kepada manusia? Bolehlah sesekali kita bercerita atau curhat kepada insan, namun pilihlah yang sekiranya tepat. Yang kiranya bisa membawa nasihat baik dan solusi yang baik pula. Yang membuat ghirah kita kembali padaNya. Namun tetaplah sandaran kita ialah Allah. Karena bisa jadi Allah menurunkan nasihatnya lewat seseorang yang kita percayai dalam bercerita. Seperti seorang yang sakit yang menemui dokter. Allah menyembuhkannya melalui tangan dokter itu. Itulah Kuasanya, sungguh tetaplah Allah yang Maha Penyembuh.

Wallahualam

----

-? Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?).. tertulis 31 ayat dalam Quran surat Ar-Rahman.?

"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu-bapakku dan untuk mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, serta masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih." (QS. Al-Naml: 19).


  • Komentator Ngasal
    Komentator Ngasal
    1 tahun yang lalu.
    Sering kali, pelajaran terbaik bisa kita petik dari orang yang tak disangka-sangka. Seringkali, obat terbaik kita peroleh bukan dari dokter. Seringkali, solusi terbaik dari masalah kita, kita dapat dari seekor semut. Yakinlah, Tuhan bekerja lewat apa saja, siapa saja.

    Jadi, social media adalah upaya untuk menemukan tangan Tuhan yang ditebarkan itu.

    • Lihat 2 Respon

  • B.R. Karya 
    B.R. Karya 
    1 tahun yang lalu.
    Terima kasih sudah mengingatkan....

  • Silmi Kaffah
    Silmi Kaffah
    1 tahun yang lalu.
    :")