Iya Ayah, Iya Ibu

Bi Yasmin
Karya Bi Yasmin Kategori Lainnya
dipublikasikan 14 Februari 2016
Iya Ayah, Iya Ibu

Matahari yang datang pagi-pagi tak pernah berkata tidak meskipun mendung menghalanginya. Mendung tak pernah mengeluh meskipun banyak yang memakinya. Hujan tak pernah mendengarkan kata tak mengenakkan yang dilemparkan padanya.

Awan, kemanapun ia dibawa angin, ia tak pernah berontak. Mereka melaksanakan tugas masing-masing. Mereka datang silih berganti melengkapi kehidupan pendudul bumi. Penduduk bumi yang kadang memaki kehadiran mereka. Padahal itulah yang bisa mereka lakukan. Tak pernah ada niat buruk. Alam membutuhkan mereka. Penduduk bumi tak perlu memaki atau mengumpat. Itulah adanya mereka.

Mereka datang tidak secara tergesa. Mereka datang perlahan diantarkan pertanda-pertanda. Penduduk bumilah yang kurang siap. Kurang persiapan pada diri dan lingkungan mereka, sehingga bencanalah yang mereka temui kemudian. Matahari, mendung, awan, dan angin hanya bisa melihat. Mereka tak bisa mengatakan tidak ketika harus melaksanakan tugas.?

Tugas yang harus diiyakaan. Berkata tidak pun tak bisa. Iya, iya, iya..... meskipun kadang iba atau berat. Yakinlah jika tidak bisa berkutik dengan kata iya atau tidak, ada baiknya diam dan segera laksanakan apa yang dikehendakkan. Melaksanakan yang terbaik, terlebih untuk orang tuaku kita. Berharap selalu diberi petunjuk-Nya agar tak salah langkah.

  • view 126