Aku Lupa Siapa Ayahku

Dhalilah Sabrina Ningtias
Karya Dhalilah Sabrina Ningtias Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 14 Maret 2016
Aku Lupa Siapa Ayahku

"Ayah" ntaah, aku tidak tahu bagaimana rasanya memiliki Ayah. Yang aku tau, dia hanyalah sosok lelaki dewasa yang mencari nafkah untuk keluarganya.?

Umurku kini 13tahun, dan aku merasakan kehadiranya hanya kurang dari satu tahun. Ya, saat umurku satu tahun Ayahku pergi meninggalkan Mamah dan kami (aku dan dua orang kakak ku)?

Aku yang belum mengerti saat itu, tidak pernah menghiraukan kehadiran Ayah. Aku hanya bertanya-tanya dimana Ayahku? Tanpa punya keberanian untuk menanyakan hal itu kepada Mamah. Aku iri, melihat saudara-saudaraku tumbuh dan berkembang dengan didampingi sosok laki-laki dewasa disampingnya.?

Aku sadar, Ayahku tak akan pernah kembali. Dia sudah bahagia bersama wanita pilihannya disana. Semenjak itu, Ayah tidak pernah menjenguk kami. Jangankan menjenguk, memeberi nafkah saja tidak. Padahal yang aku tahu, anak tetaplah tanggung jawabnya.?

Sekarang aku tinggal bersama Bude dan Pakde di Jakarta, sedangkan Mamahku di Tangerang bersama nenek. Aku mempunyai Kakak perempuan, dia sudah menikah setahun lalu dan aku punya kakak laki-laki yang saat ini sedang di pesantren.?

Hari ini, aku diajak daftar sekolah hafidz bersama bude ku. Yaa, karena aku ingin sekali menjadi seorang hafidz kebanggaan Mamah. Saat aku sedang mengisi formulir, aku terpaku dengan sebuah tulisan "Nama Ayah". Aku terdiam tidak menlanjutkan menulis, yaa. . Aku lupa siapa Ayahku, aku lupa siapa Namanya.?

Ntah bagaimana perasaan Ayahku jika dia tau bahwa aku melupakannya. Ahh, tapi itu tidak sebanding dengan rasa sakit kami yang ia tinggalkan.?

?

  • view 195