senandung rindu

Keara Mustafa
Karya Keara Mustafa Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 04 April 2018
senandung rindu

   prolong personal project novel "senandung rindu"

 

  Falisha adalah gadis yang cantik. Bahkan teramat cantik. Kata cantik pun tidak cukup untuk menggambarkan keindahan paras dan wajahnya. Senyumnya selalu di idamkan semua orang disekelilingnya. Juga lentik bulu matanya yang begitu menawan. Saat Falisha tersenyum di pagi hari, tetesan embun akan bersenandung ria memandangnya. Ketika senyumnya terlihat di siang hari, tetesan keringat akan berubah menjadi tetasan  salju yang mengalir. Begitu dingin dan segar. Namun, apalagi ketika falisah tersenyum di malam hari. Gelap pekatnya malam tidak lagi terasa. Memandangnya bagai memandang kejora di tengah ribuan bintang yang bertaburan di angkasa raya.

     Begitu rumit untuk melukiskan kekaguman Azzam pada gadis manis itu. Bagai awan yang merindukan tetesan hujan. Setiap saat tidak ada waktu yang terlewat tanpa terbayang wajah anggun Falisha. Ketika hati telah terpaut dengan keagungan kata cinta, sirnalah semua kebencian, kekurangan dan kelemahan. Yang terlihat di kelopak mata hanyalah kelebihan dan kelebihan. Tidak ada yang lebih indah dipandang kecuali dia. Tidak ada yang lebih istimewa dihati kecuali sang kekasih.

     Azzam bukanlah lelaki yang tampan. Tubuhnya tinggi dan kurus. Namun entahlah, Falisha memandang Azzam dari arah berbeda. Azzam mempunyai segala yang diinginkannya. Teman curhat yang selalu setia mendengarkan. Juga si tukang dongeng pengantar tidur yang tidak pernah bosannya. Bersama Azzam, Falisha merasa lebih berarti. Kasih sayang yang begitu tulus menghadirkan rasa nyaman berbalut mesra. Bersama Azzam Falisha tidak pernah berhenti tertawa. Dengan segala tingkah konyolnya, mampu mengkangkat kesedihan-kesedihan yang mengakar di hati Falisha. Tentulah Falisha begitu betah dan nyaman bersama Azzam.

     Namun, bagaimana jika hubungan yang telah di bangun bersama, kisah yang tumbuh bersama manisnya cinta harus terbentur kerasnya tembok masa lalu. Sesuatu yang telah lama terpendam tiba-tiba muncul. Menguak aksara merangkai ribuan puing-puing kenangan. Mampukah Azzam dan Falisha melewati ujian demi ujian yang tidak pernah berujung. Hingga saatnya cinta kasih mereka terpatri oleh ikatan suci.       

    

  • view 62