Harapanku untukmu

Windi Nurisa
Karya Windi Nurisa Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Juli 2016
Harapanku untukmu

Aku tak butuh kata 'apa kau baik-baik saja?', cukup kau diam di sampingku dan tak pernah meninggalkanku itu sudah cukup. Aku tak butuh semua ucapanmu jika kau hanya ingin tahu keadaanku, aku hanya butuh teman di sampingku yang mengggenggam tangaku, merangkulku ataupun memelukku, bakhan hanya dengan mengelus punggunggu aku merasa sudah cukup karena aku tahu kau tak akan meninggalkanku sendiri. Aku memang tak butuh semua ucapanmu dan aku juga tak butuh tangisanmu, aku tahu kau menangis karena merasakan apa yang kurasakan tapi aku tak butuh itu. Aku ingin kau yang berada di sampingku tak meneteskan air mata karena dengan begitu aku tahu kau cukup kuat untuk selalu mendampingiku saat situasi apapun dan dengan begitu pula aku pun sadar bahwa akan selalu ada seseorang yang menguatkan aku. 

Suatu hari nanti mungkin aku memintamu untuk meninggalkanku sendiri tapi itu bukan maksudku yang sebenarnya. Aku memang ingin sendiri dalam diam bukan sendiri tanpa teman. Jika itu terjadi cukup peluk tubuhku atau diam di sampingku, tak perlu bicara apapun sampai aku sendiri yang mengatakan padamu mengapa aku seperti ini atau sampai aku berhenti menangis. Kau tahu bagiku terkadang tindakan jauh lebih penting untuk didahulukan, bukan berarti ucapan tidak penting. Keduanya penting tetapi bagiku terutama saat aku terluka aku tak butuh ucapan apa-apa, bahkan hanya dengan diam tetapi hatimu berdo'a dan berharap untuk diriku jauh lebih berarti meski dalam kenyataannya aku tak tahu kalau kau sedang melakukannya.

dan nanti jika kau menemuiku jangan pernah lupa untuk tersenyum lebih dulu karena aku mungkin hanya akan menatapmu dengan tatapan dingin. Saat itu bukannya aku tak ingin tersenyum padamu tapi (mungkin) aku bingung bagaimana cara untuk tersenyum. Saat melihat senyumanmu mungkin saja aku tetap menatapmu dengan dingin tapi hatiku akan menghangat karena senyumanmu dan itu sangat berarti untuk diriku. 

thumbnail: http://upika.com/pelukan-suami-obat-penenang-istri/

 

Dilihat 237