Tak Berjudul

Windi Nurisa
Karya Windi Nurisa Kategori Lainnya
dipublikasikan 25 Maret 2016
Tak Berjudul

Senyumanku adalah topeng untuk lukaku

Tangisanku adalah wajah dari deritaku

Amarahku adalah rahasia dari hidupku

Bahagiaku adalah mimpi terdalamku

Lalu aku bertanya padamu 'salahkah semua itu?', dengan tegas kau mengatakan 'tak ada yang salah, semua itu pilihan'

Lantas mengapa kau memberikanku tatapan seperti itu? aku tak butuh dikasihani.

'apa maksud tatapanmu?', dan kuyakin kau akan berkelit

'aku tak memiliki maksud apa-apa, jangan salah paham'

Aku tak pernah salah paham. Sorot matamu tak pernah berubah bila melihatku. Sejak saat itu hanya aku yang kau berikan tatapan seperti itu.?

'tidak bisakah kau hentikan semua ini? aku sudah cukup lelah dengan hidupku, jadi jangan kau tambah lelahku hanya dengan tatapanmu', ku mohon berhenti mengelak. Aku hanya menginginkan keujuranmu

'tak ada yang salah dengan tatapanku, aku sudah seperti ini sejak dulu. Jangan salah menafsirkan', dan lagi kau tak pernah jujur

'baiklah, aku akan berhenti menafsirkan tatapanmu dari sudut pandangku. Satu yang ku minta darimu, lepaskan aku', kau terdiam. Aku tahu kau berharap aku tak pernah mengatakan hal itu, tapi perlu kau tahu awal aku mengenalmu tatapanmu padaku tak seperti ini, namun setelah kubongkar semua alur kehidupanku hingga menjadikanku seperti ini tatapanmu mulai berubah dan semenjak saat itu pula tak hanya tatapan kasihan yang kau berikan tapi akupun melihat banyak pertanyaan yang ingin kau lontarkan kepadaku, tapi kau menahan semua itu. Apa kau takut aku terluka dengan pertanyaanmu??

'kenapa?', akhirnya kau lontarkan kata itu dan entah mengapa bibirku membentuk senyuman

'kenapa tidak sejak dulu kau bertanya? mengapa di saat aku akan pergi baru kau melakukannya?', sekilas aku tatap wajahmu dan aku melihat sorot matamu berubah. 'tapi terima kasih, kau membuatku berpikir ulang akan kepergianku', kau tersenyum dan aku lega tatapanmu berubah. Ada binar bahagia di sana dan kuharap tak lagi ada tatapan kasihan darimu.

Senyummu adalah jimat untukku

Tawamu adalah pelipur laraku

Dirimu adalah rumahku

?

Sumber thumbnail :?http://www.sastramu.com/2015/08/janggan-cerpen-keluarga-cerpen-sedih.html

?

  • view 181