Ibu

Winda Widiana
Karya Winda Widiana Kategori Puisi
dipublikasikan 26 April 2016
Ibu

Ibu ….

Ada tutur kataku yang menyekat di hatimu dan menyakitkan.

Maafkanlah aku.

Ada sikap yang menjauhkanku dari kelembutan di hadapanmu.

Maafkanlah aku …

Ada masa aku tak bisa mendengarkan nasehat baikmu.

Ada egoku yang mengabaikan laranganmu.

Ada nada suaraku yang meninggi ketika aku berbicara denganmu.

Ampuni aku, bu …

Sedangkan engkau selalu tersenyum setiap menatapku.

Selalu hangat setiap kali memelukku.

Tetesan air matamu barangkali bukan untuk rasa kecewamu karena ulahku

melainkan karena engkau yang begitu terluka melihat aku yang terluka.

Kesedihanmu jarang sekali kau tunjukkan di depanku

Malah aku yang banyak mengeluh akan kesulitan hidup yang tak seberapa di matamu.

 

Ibu …

Banyak ungkapan kasih sayang yang kau tunjukkan padaku,

tapi aku, setengahnya pun tak sanggup membalasnya.

Hanya terus mengharapkan kasih sayang dan pengertianmu

tanpa sanggup memperjuangkan lebih untukmu.

Boleh saja engkau marah besar padaku

Silakan saja engkau memukulku hingga kesakitan

Jika itu bisa meluapkan beban hidupmu.

Meski aku tahu, itu tak mungkin kau lakukan padaku.

  • view 81