Cinta? Watchout!

Widya Imrani
Karya Widya Imrani Kategori Motivasi
dipublikasikan 09 Agustus 2016
Cinta? Watchout!

Hanya karena nyaman? Ah, saya rasa tidak sesempit itu. Jika disebut jatuh cinta hanya karena nyaman, sofa yang empuk juga bikin nyaman. Bukan berarti jatuh cinta dengan sofa, kan? Kasur yang empuk apalagi. Selimut tebal kalau cuaca sedang dingin, bikin nyaman, nah tapi ketika cuaca sedang panas? Rasa nyamannya hilang, berarti sifatnya relatif, jika jatuh cinta hanya didasarkan pada satu hal yakni kenyamanan, ketika kenyamanan itu tidak sedang dirasakan, hilang juga dong cintanya?
Coba lihat cicak yang nemplok di dinding, betah sekali berlama-lama di salah satu sisi, kemungkinan besar ia merasa nyaman, tapi bukan berarti cicak itu jatuh cinta dengan salah satu sisi dinding tersebut, kan?
Dan ketika ada yang usil mengganggu cicak tersebut kemudian ia beralih ke sisi dinding yang lain, kemudian berlama-lama lagi, lantas apakah itu disebut jatuh cinta juga pada sisi dinding yang lain? Rasa nyaman atas sisi dinding sebelumnya hilang, berarti hilang juga cintanya. Begitukah?
Kenyamanan hanya salah satu dari sekian, versi saya.
Watchout! terlalu mudah menyimpulkan, terlalu mudah baperan.

  • view 148