Menerima, Maka Bahagia

Widya Imrani
Karya Widya Imrani Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Mei 2016
Menerima, Maka Bahagia

Harus lebih lebih dan lebih lapang lagi, pencapaian tiap-tiap diri itu tidak sama, kan?

Belajar me-ne-ri-ma, maka hidup ba-ha-gi-a, itulah inti petuah yang Tere Liye sematkan dalam ‘Hujan’.
Keputusan Lail untuk mengubah benang-benang merah menjadi benang-benang biru menghadirkan kebahagiaan ditengah keputusasaannya.
Teknologi penghapus memori secanggih apa pun tidak lebih canggih dari kebijaksanaan diri dalam penerimaan.

Jadi, belajar menerima ya, belajar lapang, kerahkan segala kemampuan untuk mempersembahkan yang terbaik. Tekad dan keyakinan pada pilihan, kuatkan.
By the way, apa kabar, Lail dan si bungsu istimewa yang disegani semua orang: Soke Bahtera?