TJJG

Wid
Karya Wid  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 Mei 2018
TJJG

Di bumi ini masih hidup orang yang baik. Saya memiliki seorang teman yang pertama kali saya kenal dan bertemu di tempat futsal di daerah jalan Kaliurang km 7 Yogyakarta. Ada jadwal rutin setiap malam Rabu kami main futsal bareng. Dari sini kami memulai pertemanan tersebut. Saya bekerja di foto kopian dan dia di penerbit buku. Namanya Nasir, obrolan kita gak jauh dari soal kertas dan soal musik. Sama-sama menyukai musik. Sisanya obrolan ngalor ngidul gak jelas, sek penting ngguyu.

Rutinitas futsal mengendor. Alasan sibuk dan sebagainya sampai benar-benar tidak ada jadwal futsal. Sesekali Nasir datang ke tempat kerja saya sekedar ngobrol. Ngobrol soal buka usaha sendiri. Mantab jiwaaaa.... Saya sedikit tahu soal jilid buku. Dari jenis jilid lakban, spiral dan hard cover maka jika fix kerjasama, saya tidak jauh-jauh dari hal tersebut. Saya menyudahi obrolan dengan berkata; untuk saat ini saya belum bisa, mungkin lain waktu entah itu kapan kalau saya siap saya kasih kabar. Semoga usaha mu lancar berkah. Nasir benar-benar terjun usaha sendiri. Sempat membuka fotokopian di daerah ringroad selatan. Beralih ke penerbitan dan pindah di daerah Blok O masih di sekitaran kota Yogyakarta dan saya masih dengan pekerjaan monoton Lem, Kertas, Canon IR 6000. Sedikit membosankan memang. 7 tahun brehhh...

Suatu hari Nasir datang ke tempat kerta saya, dia tertarik untuk belajar membuat Hard cover. Oke, datang aja kapanpun kamu mau. Datang membawa sample buku yang sedang dia kerjakan. Gilaak brooh seriusan? Buku-buku cetak semacam novel yang saya masih penasaran cara bikinnya dia bikin. Well... Kurang lebih 3 atau 4 tahun kami jarang bertemu. Kasih kabar via ponsel genggam juga hampir tidak pernah sama sekali. Boom... Karena suatu alasan saya kehilangan pekerjaan pasca kelahiran anak saya satu minggu, September 2017. Kenapa mesti saat-saat seperti sekarang ini. Laaaa malah pie, kan nggak mbois. Saya meyakini Tuhan maha segala-galanya. Saya ingat, Nasir pernah berpesan sewaktu-waktu ada perlu hubungin aja.

Sebuah pesan WhatsApp saya kirim ke dia yang intinya saya membutuhkan pekerjaan. Nasir menjawab datang aja, kita ngobrol. Sayapun datang dan satu minggu kemudian, genap usia anak satu bulan saya mulai bekerja di tempatnya. Penerbit K-Media. Tuhan maha segala-galanya. Pekerjaan sekarang adalah ganti dari pekerjaan sebelumnya. Lingkungan baru, nyantai stel kendo yang penting kerjaan beres. Saya jadi tahu bagaimana proses pembuatan buku, dari file mentah masuk layout, masuk produksi, finishing, packing kemudian kirim. Pekerjaan ini, cukup menyenangkan. Tulisan yang saya tulis sebagai bingkai sebuah cerita dan sebuah kenangan yang nanti atau kapan saja akan saya baca kembali. Saya tidak menduga akan bertemu dengan orang-orang baik, teman-teman yang baik di luar teman sebangku sekolahan, teman sekampung dan teman yang lumrahnya mudah kita jumpai karena sudah dekat sejak kecil.

Terimakasih tak terhingga kepada Allah azza wa jalla atas segala nikmat dan kesempatan. Terimakasih kepada teman baik, agan Nasir atas semua kebaikan yang di berikan. Semoga sehat sekeluarga dan semoga semuanya berkah dunia akhirat.

'Saya tidak pernah tahu kehidupan mendatang itu akan seperti apa, yang ku tahu tak seorangpun bisa menolak berkehidupan, hidup juga mati. Getir dan manisnya Jalani saja. Bahagia, kecewa, gagal dan kesedihan nyatanya berlalu dan terkubur waktu. Bertemanlah dengan siapa saja dengan karakter apa saja'

 

Teman juga juragan, gan (Tjjg)

Jogjakarta 25 Mei 2018

  • view 32