PERCAYALAH, DI BUMI INI MASIH HIDUP ORANG-ORANG YANG BAIK

Wid
Karya Wid  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Oktober 2017
PERCAYALAH, DI BUMI INI MASIH HIDUP ORANG-ORANG YANG BAIK

Percayalah, di Bumi ini masih hidup orang-orang yang baik. Saya mengalami kecelakaan sepeda motor menuju Jogja di daerah Salam, Muntilan. Luka ringan di tangan, luka babak belur di motor.

Senin 16 Mei 2016 bukan kali pertama mengalami hal serupa. Seperti sebelumnya, saya tidak menginginkan hal semacam ini terulang lagi. Sudah sangat hati-hati, juga tidak lupa berdoa, apalagi dengan keadaan kendaraan di jalan yang berjubel, ramai di jaman Now yang ramainya ngalahin pasar malem. Saya berada di sisi paling kiri, dari jauh terlihat pengendara motor mau menyeberang yang posisinya sudah di tengah jalan. Sayapun menghindar gas tipis-tipis maju mundur cantik, ambil aman berada di sisi paling kiri. Saya mendengar sebuah benturan. Ada sebuah motor yang membentur penyeberang di sisi kanan tersebut, yang kemudian oleng ke kiri. Nah, aku intuk jatah. Jingfay tenan!!! Mak Laappp saya sudah terlempar.

Istirahat sambil menghubungi beberapa teman untuk minta di jemput dan di antar sampai tempat kerja. Datang Dyan, teman yang rumahnya tidak jauh dari tempat saya kecelakaan, selang tidak begitu lama pak BG datang dengan membaw mobil. Dyan dan pak BGlah yang mengangkat motor ke mobil, saya sudah mulai merasakan pegal yang teramat sangat, tidak bisa ikut mengangkat motor saya. Dyan adalah teman yang saya kenal dari komunitas Closefriends Jogjakarta, sedang pak BG alias pak Bagio adalah teman, rekan kerja yang sudah seperti keluarga saya sendiri.

Hari itu saya tidak bisa bekerja, menghubungi beberapa teman yang selo yang bisa antar saya pulang. Pertama saya menghubungi Dimas, teman dari komunitas Closefriends Jogjakarta juga tetapi dia posisi kerja. Kemudian menghubungi kang Mukhlis teman sesama member group facebook ICJ (Info Cegatan Jogja) dia bisa, bakal di antar akan tetapi tidak bisa sampai rumah. Terakhir menghubungi Andi, teman dari kecil yang kebetulan lagi main di Jogja, dia yang jemput saya di tempat kerja, sayapun sampai rumah. Percayalah, di Bumi ini masih hidup orang-orang yang baik.

Saya percaya, bahwa setiap pengguna jalan dalam berkendara, kita sama-sama tidak menginginkan, kecelakaan itu terjadi kepada kita, saudara kita, juga orang lain. Bicara soal kehati-hatian, saya percaya setiap pengendara sudah sangat hati-hat, termasuk anda yang membaca tulisan saya ini.. Tetapi di saat Tuhan berkehendak? Siapa yang bisa menolak. Dalam kejadian semacam ini, kita sama-sama tidak merem (baca: menutup mata) bahwa soal tanggung jawab sangat di perlukan.  Tapi soal kesadaran setiap orang itu berbeda-beda bukan? Akan tetapi, jangan lantas kita mudah mengumpat, mengutuk siapa saja. Percayalah, di Bumi ini masih hidup orang-orang yang baik.

Jogjakarta 31 Oktober 2017

  • view 23