Cara Memilih Apartemen Yang Bagus

Wibi Alwi Surya Kuncoro
Karya Wibi Alwi Surya Kuncoro Kategori Ekonomi
dipublikasikan 09 Maret 2017
Cara Memilih Apartemen Yang Bagus

Apartemen adalah tempat tinggal yang menggunakan sebagian ruangan dari puluhan hingga ratusan rungan yang berada disebuah gedung. Ruangan tersebut berisi kamar, dapur, ruang duduk dan sebagainya.

Menurut KBBI,  apartemen adalah tempat tinggal (terdiri atas kamar duduk, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya) yang berada pada satu lantai bangunan bertingkat yang besar dan mewah, dilengkapi dengan berbagai fasilitas (kolam renang, pusat kebugaran, toko, dan sebagainya)

Jadi Apartemen / Flat merupakan sebuah model tempat tinggal yang hanya mengambil sebagian kecil dari suatu ruang bangunan, seringkali disebut “rumah-rumah”. Didalam apartemen itu ada beberapa rumah yang ditinggali oleh keluarga yang berbeda. Saat ini tinggal di apartemen menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat modern masa kini karena lokasi apartemen yang strategis membuat banyak kalangan yang menggemari model hunian ini. Biasanya dibangun dekat dengan kawasan perkantoran, bisnis, industri, sekolah, pusat perbelanjaan, pusat hiburan serta dekat dengan akses tol, seperti apartemen puri park view yang lokasinya strategis dekat dengan kawasan sentra bisnis puri indah dan dekat akses jalan tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dengan berbagai fasilitas di sekelilingnya.

Kondisi apartemen di Indonesia
 
Sepanjang 2015, performa pasar kondominium strata-title mengalami sedikit perlambatan. Perlambatan ekonomi Indonesia membuat para pembeli mengambil sikap wait-and-see sampai keadaan dianggap membaik. Dalam menanggapi rendahnya permintaan, para developer menawarkan berbagai insentif seperti cara pembayaran yang lebih mudah ditambah dengan diskon yang atraktif dan juga bonus yang menarik.

Survei yang dilakukan Cushmand & Wakefield Indonesia memperlihatkan, kondominium kelas menengah terus mendominasi keseluruhan transaksi penjualan proyek mendatang dan terbangun, dan berkontribusi lebih dari 50% dari total penjualan di 2015. Penawaran proyek baru di pinggiran Jakarta juga mendominasi, dimana total pasokan di Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok telah melebihi pasokan di Jakarta.

Perusahaan konsultan properti ini memerkirakan, tahun depan tingkat pra-penjualan turun ke level 60,2%. Penyerapan proyek baru masih dalam kondisi yang sehat meskipun tidak sekuat di 2014. Kendati pasar diperkirakan masih akan turun di 2016, namun tren harga kondominium akan terus naik pada tingkat pertumbuhan yang lebih lambat.

Tingginya harga rumah tapak di Jakarta mulai mengubah perspektif pembeli terhadap pengembangan kondominium. Di 2016, banyak developer yang akan memanfaatkan kesempatan ini dengan menawarkan proyek apartemen yang lebih terjangkau di area Jabodetabek, yang memiliki akses bagus ke angkutan umum atau akses langsung ke jalan tol ke CBD Jakarta seperti daerah Depok, Cibubur, Ciracas, Bekasi Barat, dan Cikarang.

Di 2015, pasokan Kondominium sewa mengalami peningkatan signifikan, namun tidak demikian dengan pasokan Apartemen Khusus Sewa. Sementara itu, pasokan apartemen servis (serviced apartment) bertambah dengan diluncurkannya tiga proyek baru tahun ini.

Havenwood Residence Simatupang, Fairmont Sky Suites, dan Ra Residence yang dipasarkan kuartal terakhir 2015 menambah 257 unit pasokan apartemen servis menjadi 4.665 unit (tumbuh 9,6% YoY). Sementara itu, beberapa proyek apartemen servis, seperti Fraser Setiabudi dan Somerset Kencana yang dijadwalkan selesai tahun ini, dimundurkan ke 2016.

Di sisi lain, pasokan apartemen servis Investasi Apartemen di Signature Park Grande oleh Pikko Group di luar Jakarta (Cikarang, Karawang, dan Bekasi) meningkat 9,4% pada kuartal IV-2015. Penambahan pasokan baru berasal dari Delonix Hotel Extention (80 unit) yang menambah total pasokan menjadi 931 unit. Cushman & Wakefield memerkirakan ada tambahan pasokan 225 unit dari sebuah proyek yang direncanakan selesai di 2016.

Meskipun pertumbuhan harga sewa pada kuartal II dan III-2015 lebih fluktuatif akibat depresiasi Rupiah dan implementasi penggunaan nilai tukar Rupiah dalam setiap transaksi sewa, pertumbuhan harga sewa relatif lebih stabil di kuartal IV-2015.

Konversi harga sewa dari Dolar ke Rupiah sudah banyak diimplementasikan secara efektif oleh sebagian besar operator apartemen sewa, walaupun masih ada beberapa operator yang menggunakan konversi nilai tukar Rupiah yang mengikuti pergerakan Dolar.

Harga sewa rata-rata apartemen sewa diproyeksikan berada di USD21,34 pada akhir 2015. Sedangkan di 2016, pertumbuhan harga sewa diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan. Harga sewa yang cukup tinggi disebabkan oleh penurunan nilai tukar Rupiah tahun ini.

Sektor apartemen sewa diproyeksikan akan mengalami penurunan tingkat hunian di 2016, seiring dengan banyaknya tambahan pasokan kondominium sewa yang selesai dibangun. Meski demikian, penyerapan apartemen servis diharapkan akan meningkat di kuartal depan, khususnya oleh penyewa ekspatriat.

Cara memilih apartemen yang bagus

Lalu bagaimana cara memilih apartemen dengan harga terjangkau namun tetap berkelas? Berikut beberapa hal dan aspek serta faktor pertimbangan dalam memilih Investasi Apartemen di Signature Park Grande oleh Pikko Group:

  1. Lokasi merupakan aspek pertama yang perlu diperhatikan dalam membeli apartemen. Hal pertama yang mesti anda lakukan adalah perhatikan jarak tempuh yang paling dekat dengan tempat anda beraktivitas sehari-hari (kantor / tempat berbisnis anda), sehingga lebih efisien menghemat waktu tempuh, biaya transportasi serta tenaga.
  2. Kedua adalah Fasilitas, karena fasilitas pada apartemen merupakan keunggulan dibandingkan dengan model hunian lainnya. Pastikan tersedia berbagai fasilitas, seperti pusat kesehatan dan kebugaran (kolam renang, fitness center, jogging track dll), pusat perbelanjaan/mini market, restoran, tempat parkir yang luas, taman bermain anak-anak, atm dan banking, keamanan (Security, CCTV & Access card) dan lain sebagainya di apartemen yang anda pilih.
  3. Biaya Perawatan (Maintenance), Faktor ini cukup penting untuk di perhatikan, karena biaya perawatan sifatnya berkala. Bila tinggal dirumah banyak sekali macam iuran yang harus dibayar mulai dari keamanan, kebersihan, listrik, telepon, tukang potong rumput, iuran acara RT dsb. Beda dengan apartemen yang cukup sekali saja perbulan, karena sudah akumulasikan. bahkan ada pengelola apartement yang menagih per 6 bulan biaya maintenancenya. Tapi memang nominal keselurahannya untuk biaya perawatan apartemen lebih mahal di bandingkan rumah.
  4. Keempat adalah Legalitas Jika kita membeli sebuah rumah, maka kita akan mendapat SHM (Surat Hak Milik). SHM adalah surat kepemilikan yang terkuat, tidak ada batas waktu, bisa diwariskan turun temurun. Jika kita membeli sebuah apartemen maka kita akan mendapat sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan). HGB ada batasan waktunya sampai 20 tahun. Dan perhatikan juga apakah sertifikat tersebut HGB murni / HGB diatas HPL (Hak Pengelolaan Lahan). Kalau HGB murni berarti tanah tersebut milik developer, jika setelah sertifikat HGB habis maka bisa diperpanjang. Kalau HGB di atas HPL berarti tanah tersebut bukan milik Developer melainkan kerjasama developer dengan pihak lain sebagai pemilik tanah. Setelah jangka waktu kerjasama habis maka hak bangunan dan tanah menjadi hak pemilik tanah.

Itulah tadi pengertian apartemen, kondisi apartemen di Indonesia dan cara memilih apartemen yang baik sebagai tempat huni. Bagaimana menurut kalian? 

  • view 197