Senja Kutemui Dirimu

Vernando Bintang Ivak Dalam
Karya Vernando Bintang Ivak Dalam Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 21 Juni 2018
Senja Kutemui Dirimu

Dibawah teduhnya senja, aku teringat kembali akan wajahmu yang dulu pernah singgah lalu pergi. Teringat saat berdua, duduk dibawah senja memandangi indahnya langit jingga yang seakan menyapa pertemuan kita. Bertanya pada waktu yang terus berjalan, dapatkan kita bersama walau kita berbeda ? Kesunyian menemami pertemuan  kita. Tanpa sepatah katapun kau ucapkan, senja menggulung sunyi bagiku dan bagimu yang terdiam sendiri.

Senja yang sepi. Mungkin maksud Tuhan mempertemukan hanya untuk memberi tau, bahwa ada hal-hal yang diinginkan tapi tak bisa didapatkan. Ketika senyummu merona mengalahkan senja. Pesona tatapanmu yang meraja. Dalam hening, senyummu yang merona seakan memecah keheningan. Ketika kau mulai menyapa, aku bisa merasakan kau telah mengetuk hatiku. Menuntun kita kedalam obrolan yang semakin larut dalam cumbu dan candamu yang membuatku candu. Ketika hati mulai memerah, canda tawamu yang jingga membuatku lebih dari sekedar tertawa tetapi juga jatuh cinta. Rona merah pipimu menambah keindahan senja.

Berdua kita menikmati indahnya suasana senja dengan sepenggal bahagia ketika bersamamu. Terlepas semua canda dan tawa seiring tenggelamnya senja, ketika ada senja yang tenggelam diwajahmu, seakan sengaja meredupkan diri. Kutitipkan salam perpisahan ketika matahari mulai tenggelam. Senyummu beranjak bersama tenggelamnya senja, sebentar bayangmu menghilang dikelokan jalan vertikal bersama tenggelamnya jingga . Aku melepaskanmu pergi seiring senja yang berlalu membawamu pergi, seiring tatap mata sayu membawa wajahmu yang berlalu, seiring kurengkuh peluh dirimupun semakin menjauh. Senja telah tenggelam seperti dirimu yang kian menghilang meninggalkan kenangan yang kugenggam bersama bayang dirimu.

Dari senja kita belajar bahwa yang menerangi tak selamanya menemani. Karena setiap orang yang datang dalam hidup kita punya perannya masing-masing, apakah pada akhirnya menjadi suatu anugerah atau sekedar sebuah pembelajaran. Karena takdir tidak selalu sesuai rencana, itulah kenapa di setiap doa ada semoga. Dan semoga Tuhan mempertemukan kita kembali.....

  • view 118