DOA

Veramuna Risqyana
Karya Veramuna Risqyana Kategori Agama
dipublikasikan 26 Juli 2017
 DOA

Saya pernah mendapatkan curhat dari seseorang yang pernah meragukan kebenaran kalimat Allah “berdoalah pada-Ku, niscaya akan Aku Kabulkan” (Al-Ghafir:60).

Saat itu 2-3 tahun setelah ibunya meninggal. Dia masih terkenang doanya kala ibunya sedang sakit, dia ingin ibunya sembuh. Itu saja. Dan saat itu dia merasa doanya tak terkabul. Hingga dia seakan tak percaya lagi dengan islam dan hampir atheis. Saat itu saya cemas karena dia jarang shalat hingga Allah mengetuk hati saya untuk berdoa supaya dia kembali rajin shalat.

Kalaulah saja waktu itu tak berkebetulan dengan naik daun nya ust Zakir Naik yang mampu menjelaskan hingga logika dia terpenuhi, mungkin dia telah jadi atheis. Wallahu a'lam.

Yang pasti sekarang dia rajin shalat. Mempelajari lagi agama (islamnya dulu sudah kuat hingga sebelum ibunya meninggal). Dan kata-kata yang saya hapal betul dari dia “Aku ngerasa Allah itu sayang banget sama aku, nggak semua yang aku minta aku dapat, tapi semua yang aku butuhkan aku dapat”. Alhamdulillah…

“Berdoalah pada-Ku niscaya akan Aku kabulkan..”

Kemudian ada pula seorang penjaga toko di site saya yang lama. Tokonya berada tepat di sebelah masjid site (satu dari 3 masjid di pulau tersebut ????). Dia muslim (which is langka di pulau tersebut). Tapi dia jarang bisa ikut sholat karena alasan tokonya selalu ramai di waktu2 sholat.

Allah jugalah membetikkan hati saya untuk berdoa agar mbaknya jadi rajin shalat. Dan lewat teman saya yang super baik hati selalu mengajak beliau sholat jugalah, mbaknya menjadi jama'ah tetap masjid. Hingga kami2 kadang malu karena jarang2 ke masjid. (Yah perempuan kan baiknya sholat di rumah juga hehe)

“Berdoalah pada-Ku niscaya akan Aku kabulkan..”

Pernah juga saya sedih karena ada rekan kerja yang jarang sholat padahal beliau muslim, orang yang baik, dan pengetahuannya ttg islam cukup baik. Kebetulan cukup sering berinteraksi dengan saya. Mengingat kebahagiaan setelah berdoa sebelum2nya, saya mendoakan Bapak ini supaya saya sering bisa lihat sepatunya di masjid site. Alhamdulillah bulan ramadhan kemarin, srpatunya selalu nangkring disana. Meski setelah ramadhan frekuensinya (jamaah di masjidnya) berkurang. Yah mungkin masih perlu didoakan lagi.

“Berdoalah pada-Ku niscaya akan Aku kabulkan..”

Terakhir yang fenomenal buat saya. Ada sepasang kekasih “selingkuhan” yang terkenal. Biasanya saya tak begitu suka ikut campur urusan asmara (bohong ding hehe setidaknya kalau masalah selingkuh2 gini malas, kalau perjodohan yang serius sih saya suka ikut campur hehe). Tapi kali ini saya kenal baik dengan pihak lelaki dan perempuannya. Yang lelaki sudah punya istri sedangkan pihak perempuannya muslimah berhijab, dan orangnya baiiiik.

Teman2 yang lain juga sudah risih dengan hubungan mereka yang tak dapat disembunyikan lagi.

Mungkin karena Allah mengabulkan doa banyak orang itulah. Sepertinya mereka sudah tak berhubungan lagi saat ini (belum di-konfirmasi karena ngga enak). Semoga saja bukannya disembunyikan lebih dalam saja. Semoga mereka bertaubat.

“Berdoalah pada-Ku niscaya akan Aku kabulkan..”

Saya ndak bilang disini kalau doa saya manjur. Saya hanya ingin berbagi pengalaman bahagia, bagaimana bahagianya saat kita tau doa kita dikabulkan. Dan saat kita merasa memiliki sedikit manfaat bagi orang lain.

Maka menolong orang lain, meski hanya doa, itu sangat membahagiakan.

Karena itu mari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang merebut kemerdekaannya di belahan negara lain. Semoga Allah selalu melindungi dan merahmati mereka.

Ada satu kisah lagi tentang doa terkabul saya yang rasanya luar biasa. Tapi ini nanti saja di-share nya InsyaaAllah kalau sudah saatnya.

Kalau ada yang salah dari saya mohon dibenarkan. Atau setidaknya didoakan. ????

  • view 126