Membaca

Veramuna Risqyana
Karya Veramuna Risqyana Kategori Renungan
dipublikasikan 15 Juni 2017
Membaca

Aku pernah hobi membaca. Entah itu kisah di novel yang tebalnya na'udzubillah dan berseri-seri, kisah konspirasi sejarah negeri, buku pelajaran, dan yang paling sering komik (hehe).

Membaca bagiku merupakan wujud melarikan diri dari dunia nyata. Menikmati diri fokus terhadap sesuatu. Aku juga suka membuat resensi secara lisan pada sahabat dekat (meski jarang didengar hehe).

Tapi akhir-akhir ini membaca tak lagi menjadi menyenangkan. Kemudian aku mulai mencari. Apa yang berubah. Tak dapat lagi aku fokus dalam satu buku. Menikmatinya hingga tamat.

Dan jawabannya ternyata mudah ditebak. Smartphone! Sejak satu tahun lalu aku mulai malas membaca. Ternyata, aku pun tergulung oleh teknologi.

Meskipun pada dasarnya saat main smartphone juga kita banyak membaca. Misalnya tumblr ini. Tapi informasi di dalamnya cenderung kurang fokus dan jarang mengendap di otak. Bermanfaat kadang, tetap saja beda sensasi.

E-book juga pernah coba. Habis satu buku lalu jadi hilang fokus lagi.
Ah, biar dikata ketinggalan jaman, aku lebih nyaman dengan buku.

Wahai smartphone, jangan distraksi aku.
Aku mau kencan dulu sama buku-buku yang sudah menumpuk karena khilaf mata setiap ke toko buku.

Bhay.

  • view 44