Serabut Mimpi di Kota Orang

Valdrada
Karya Valdrada  Kategori Puisi
dipublikasikan 02 Juli 2017
Serabut Mimpi di Kota Orang

Banyak kutemui ilalang panjang di perbatasan

Terkikis musim

Tergerus badai

Di sini kucumbui kasar lembar jawaban dengan gusar

Kugauli pena bertinta hitam

Tepat di atas gedung berwarna hijau

Daya pikirku menggebu

Hasrat imajinasiku tak punya rasa malu

Menanti jangkar harapan yang telah karam

Membuatku takut akan jarak yang menikam lautan

Layaknya ilalang yang habis terbuang

Aku takut tenggelam terbawa arus zaman

Di kota rantau persinggahan ini

Aku tak ingin hidup butut tanpa alas kaki

 

Serang, 12 Juni 2017

  • view 136

  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    5 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Butuh setidaknya dua kali membaca sajak singkat karya Valdrada ini guna secara penuh bisa memaknai maksudnya. Hal ini karena pemilihan kata-kata yang simbolis yang sanggup menyampaikan curahan hati perantau yang mengadu nasib di kota besar.

    Puisi ini mewakili perasaan atau kegusaran banyak perantau yang selain berjibaku bertahan hidup di kota besar juga menjaga diri agar tetap tidak ikut gelombang zaman atau arus utama yang bertentangan dengan moral atau akhlak. Karya perdana yang cukup mencuri perhatian kami, Valdrada!