Fase Kehidupan

UN USUAL
Karya UN USUAL Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 23 Oktober 2016
Fase Kehidupan

 

“Betapa membosankannya ruangan ini!” pikirku dengan nafas yang jengah. Aku terpuruk dikostan. Tak ada lain dalam pikiran ku selain kejenuhan yang menumpuk. Aku mencari cari sela untuk mengusir semua keberadaan yang menyedihkan ini. Bahkan teman teman yang biasanya mampu membuat ku lebih baik tak dapat mengusir rasa sunyiku ini. “apa yang salah dengan diriku ini?” hari demi hari selalu muncul pertanyaan yang sama. “dimana diriku yang dulu?” “apa yang sudah terjadi selama ini!” tanpa adanya jawaban. Mencaci diri sendiri adalah kebahagiaan untukku saat ini.

Kubaringkan tubuhku dikasur. Kulihat semua dengan badan yang miring. Berantakan,kacau,lepas kendali,dan tak punya aturan. Itulah gambaran untuk ruangan kotak yang berwarna putih ini. Bayangan bayangan masa lalu datang menggodaku. Seraya bermain dengan pikiran ku sendiri. Ini sedikit membantuku untuk membunuh waktu. Wajah wajah yang pernah aku sayangi datang silih berganti dengan segala momen yang telah ku buat dengan mereka. Bayangan itu sebagian indah dan sebagian lagi tidak,apa yang kau bisa lihat dari wajahku? Datar! Aku tertawa didalam hati,aku bersedih didalam hati,itulah kenangan.

Ketidak berdayaan ini memberikan ruang kecil untuk diriku bernafas dan tercekik. Musuh terbesarku hanya satu,waktu. Aku mengejar masa laluku tapi itu semua akan dihapus secara permanen oleh sang masa depan,kenyataan yang menyakitkan,bukan kah?. Aku tak bermaksud membalikan keadaan seperti semula. Aku hanya ingin diriku,diriku sendiri kembali seperti semula. Terdengar bodoh kalau aku ingin mereka kembali,tidak! Aku hanya ingi bagian dari diriku yang lama bisa menyatu menjadi utuh untuk sekarang,cukup. Permainan kepingan ini semakin membuat ku lelah,aku ingin berbaring sebentar tanpa berpikir,apa mungkin.

Silih berganti,dan terus berganti. otak ini bekerja tanpa aku mengerti alurnya kemana. Sampai disatu titik,masa kanak kanak. Warna dari bayangan itu sedikit pudar,tidak terlalu cerah,tapi membahagiakan,pikiranku memulai.

Alangkah hebatnya saat itu. Apa yang bisa dibanggakan oleh seorang anak kecil? Semuanya! Tingkahnya yang jenaka,senyum yang tanpa dosa,dan ide kreatif yang tak bisa dibendung. Kita selalu bisa melihat semuanya adalah keceriaan. Aku ingat aku pernah mencampur kopi ayahku dengan sebuah coca cola,seraya bereksperimen. Ayahku tak memarahiku,hanya dihukum cuci piring. Gambaran itu membuat ku tertawa. Atau aku dilarang menggambar ditembok oleh ibuku,lalu kupilih langit langit kamar ku sendiri untuk aku gambar,dengan susah payah ku bawa tangga. kamarku semakin indah setiap malam dengan goresan goresan pensil warna di langit langitku. Sampai setahun berlalu,ibuku baru menyadaari akan semua itu. Lagi lagi,hukuman kudapat. Sampai satu kusadari,masa kanak kanakku penuh dengan kreatifias. Satu cara yang membantuku cepat bisa membaca ialah,aku selalu menantikan program berita setiap sore setelah aku mandi. Bukan sebuah berita yang aku tunggu,tapi sebuah breaking news yang berjalan dibawah layar. Semua kata kata itu keluar dari kanan ke kiri,dan sedikit cepat. Jadi aku menunggu dengan seksama,dan membaca dengan cepat setiap kata yang keluar. Sampai benar benar berita itu kembali keawal lagi. Dan semuanya lancar kubaca tanpa adanya pengulangan. Memang aku tak begitu memhami semua artinya,setidaknya aku fasih. Orang tua ku mengira aku menonton berita,tapi mereka salah,aku sedang belajar membaca! Sambil terkekeh aku mengingat itu.

Masa masa dimana waktu yang kutahu hanya pagi,siang dan malam. Kala itu berlangsung dengan sebuah imajinasi yang belum dinilai oleh realita. Jadi aku bisa bebas melakukan semuanya tanpa takut dianggap salah ataupun benar.

itu! Kebebasan itu yang seharusnya datang menemaniku. Lakukan semuanya,kerjakan semuanya,sesuai waktu tanpa harus mengejar atau dikejar oleh sang waktu. Tak perlu aku merisaukan baik buruk,bagus jelek akhir hasilnya. Karena kenikmatan kreatifitasku bisa lebih besar ketika aku tau semuanya selesai. Kemungkinan terjadi kesalahan pasti ada dan selalu ada. Tetapi karena semuanya kuselesaikan terlebih dahulu membuatku menjadi lebih terasah dan berhati hati dikemudian hari! Terkadang apa yang aku cita citakan bisa lebih dari apa yang kuharapkan.

Ini aku,ini caraku,dan itu hasilnya!

Kerjakan dengan baik dan benar.

Sebuah fase,kehidupan.

  • view 203