Kenistaan yang Terurai

unni hasan
Karya unni hasan Kategori Puisi
dipublikasikan 21 Januari 2017
Kenistaan yang Terurai

Luka menyapaku perlahan sendu

Mengajakku berbaur dalam duka yang membiru

Aku berjalan menyusuri sudut demi sudut

Membawa percikan darah yang semakin membeku

 

Perasaan kian membisu

Tak peduli pada asa yang mulai membiusku

Perlahan aku membuka mulutku

Menyapa_Mu dalam sujud panjang tahajjudku

 

Waktu yang ku biarkan berlalu

menjadi Butiran-butiran debu tak terurai

Coretan-coretan hitam yang termaktup dalam hitam di atas putihpun

Menjadi saksi akan semua kenistaanku

 

Kini hanya do’a yang menjadi peluru

Yang kan menghapus segala tinta hitam

Dalam kertas putihku

Dalam sapaan setiap sujud malamku

  • view 41