Sajak Hampa

Umrotun Nida
Karya Umrotun Nida Kategori Puisi
dipublikasikan 01 September 2016
Sajak Hampa

Di balik sajak patah-patahku
selalu tersirat namamu
dalam kehampaan,
kusampaikan kebencian pada jarak yang tega memisahkan

merindukanmu, 
Aku bak lautan yang menguap sepanjang kemarau
kering dimakan matahari
menanti hujan untuk dapat kembali menyatu dengan samudera
namun Kau musimnya
yang membiarkanku menggantung di awan
tak kunjung pulang

Aku tak pernah sesali pergimu itu
karena kemuliaan tak kau dapat di kampung halaman
namun sayang,
kehilanganmu sama halnya dengan kehilangan harapan

bersamamu aku tak kenal lapar
tak tahu apa itu merintih
tak pernah rasakan pahit
karena dirimu
seluruhnya adalah manis

kau madu,
Aku bertaruh mendapatkanmu

Aku tak tahu apa definisi mencintaimu
tak ada pertemuan, tak ada suara
bukan seperti malam yang menjemput mimpi
atau purnama yang menantikan pertemuan

jika Kau bilang kau hujan
maka Akulah airmu
jika kau bilang kau malam
Akulah bintangmu

keberadaanmu,
kemudian ketiadaanmu
mengisi hatiku dengan hampa..

  • view 318