Di Balik Sorot Mata Elangmu

Umie Poerwanti
Karya Umie Poerwanti Kategori Puisi
dipublikasikan 25 April 2017
Di Balik Sorot Mata Elangmu

Dari sorot mata elangmu, dulu ...

Ada getar yang selalu terhantarkan
Perasaan mendamba, ingin yang tak tersampaikan
Dan bahagia, yang jadi kenyataan

Dari sorot mata elangmu, di suatu waktu...

Saat satu adalah kita
Kala kebersamaan jadi niscaya
Membangun mimpi berdua, merajut asa
Serasa surga menjelma di dunia

Dari sorot mata elangmu, kala waktu terus berjalan ...

Mengapa rindu, tak lagi punya debaran
Bertikai tanpa lerai, penuhi keseharian
Sorot matamu, tatap mataku, urung sejalan
Getaran itu, tak lagi kutemukan

Di balik sorot mata elangmu, kini ...

Nalurikah yang meraja, bukannya nurani?
Egoku, atau rasamukah yang telah mati?
Atau memang, kau dan aku, tak lagi berhati?

Hingga di titik persimpangan,
Sorot mata elangmu menyibak pertanyaan ...

Kan terus jalan seiringkah?
atau akhirnya, langkah musti terpisah?

Dan di balik sorot mata elangmu yang tajam

Di sana jiwaku tenggelam
Berusaha temukan jawaban
Atas tanya yang tak berkesudahan

Di balik sorot mata elangmu
Dalam bimbang yang terus meragu
Kumendendang lara, dalam sendu

***

  • view 56