Kartini bergincu merah

Umie Poerwanti
Karya Umie Poerwanti Kategori Puisi
dipublikasikan 22 April 2016
Kartini bergincu merah

Mungkin Kartini mulai gelisah

Di pusaranya yang tak lagi basah

Mengapa, tanya hatinya resah

Mengapa...

 

Dalam merenungnya....

 

Nilai terdalam tak lagi tampak

Di permukaan cermin pun retak

Kartini pun menggugat

Hatinya pedih menggeliat

 

Kurangkum keberanian dan nilai sejati

Menjadi putri yang mandiri

Semoga anak cucu mendapatkan arti

 

Namun wajah kartini memucat

Kalbu menjerit, suara tercekat

Kartini dahulu, berpeluh berdarah

Kartini kini, bergincu merah

 

Siaran berkoar emansipasi

Acara digelar tuk kompetisi

Bukan mencari sebuah arti

Malah mendaulat seorang dewi

 

Kartini... kartini...!!!

Lantang penonton bersorak

Kartini cantik sekali

Kartini... kartini...!!!

Para juri sengit berdebat

Yang itu, bukan yang ini

Kartini... kartini...!!!

Bibir merona senyum merebak

Hati bungah termakan puja puji

 

Dan pusara pun

Berurai air mata......

 

Wahai ibu kartini

Maafkanlah kami

Pabila nilai moral yg kau junjung tinggi

Kini...

Mulai terdegradasi...