HARGA SEBUAH KEBEBASAN

Umar Ifwal
Karya Umar Ifwal Kategori Inspiratif
dipublikasikan 15 November 2016
HARGA SEBUAH KEBEBASAN

 

Sampai hari ini Aku masih belum menemukan alasan yang PAS untuk masuk sebuah Organisasi atau kelompok-kelompok tertentu di kampusku. Terserah orang akan menyebutku kuper atau apalah apalah. Yang pasti hingga saat ini Aku masih bisa menjaga keutuhan dari apa yang masih kumiliki dan kusebut itu kebebasan.

Bukannya Aku tidak pernah masuk organisasi sebelum ini.  Di masa SMA Aku adalah seorang Ketua OSIS. Dan pasti kita tahu seorang Ketua OSIS adalah idola bagi siswa-siswa yang lain di sekolah. Jabatan inilah yang membuatku menjadi besar kepala, angkuh, egois dan membatasi pergaulanku hanya kepada orang-orang tertentu. Aku begitu penting, sehingga Aku merasa seseorang yang dekat denganku harus bermanfaat bagiku. Dan jika hanya jadi beban maka akan segera kutinggalkan. Benih-benih Liberal seolah mulai terpupuk subur dalam setiap logikaku. Yah, semua harus berdasarkan "kepentingan".

Satu persatu teman-teman yang pernah dekat denganku mulai menjauhiku. Bahkan mereka sepertinya sengaja menjauhiku. Awalnya Aku merasa biasa saja. Namun lama kelamaan Aku mulai merasakan kehilangan. Teman-teman yang ada bersamaku saat ini juga punya kepentingan terhadapku, sebagaimana Aku terhadap mereka. Bahkan ketika Aku mendapat musibah, satu orangpun tak ada yg menjenguk. Begitu juga teman-temanku yang dulu. Aku betul-betul terasingkan saat itu. Kepentingan, telah membeli kebebasanku.

Setelah semua itu, bagiku sebuah organisasi hanyalah pengikat kebebasan dan pembatas pertemanan. Doktrin-doktrin akan mengkultuskan organisasi kita sebagai yang terbaik, dan organisasi yang lain tidak baik. Pelan tapi pasti doktrin ini akan menumbuhkan "benih-benih permusuhan" terhadap orang yang tidak sepaham dengan kita. Doktrin ini juga yang akan membuat kita menyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah demi sebuah kepentingan. Saat itu Yang ada hanyalah pembenaran bukan kebenaran.

Sungguh terlalu murah jika "Kebebasan" ini dihargai dengan semua itu. Bagiku lebih baik diasingkan daripada harus menyerah pada kemunafikan??

 

 

  • view 201