Merasa Jadi Korban PHP? Dia yang PHP atau Kamu yang Ke-GRan?

Ulum Arifah
Karya Ulum Arifah Kategori Motivasi
dipublikasikan 16 Maret 2016
Merasa Jadi Korban PHP? Dia yang PHP atau Kamu yang Ke-GRan?

Kalau memang tak ada hati, harusnya kamu tak perlu semanis ini. via: imgbuddy.com

Mudah bukan mengkambing hitamkan orang lain atau pihak lain atas setiap kegagalan atau sesuatu yang tidak menyenangkan yang terjadi dalam hidup kita. Salah satunya ketika kita kecewa, kemudian muncul sebuah pertanyaan??siapa sebenarnya yang salah??. Sebagian besar hati dan fikiran kita akan sibuk menyalahkan ini dan itu. Baru beberapa saat kemudian sebagian hati kecil kita berkata jujur,??mungkin diri kita sendiri yang salah?. Nah untuk kasus patah hati akibat PHP (Pemberi Harapan Palsu) ada bannyak kemungkinan yang terjadi. Coba cermati beriku ini:

Kamu Memang Jadi Korban, Sendirian

Aku tak mau jatuh hati sendirian. via:?exinhgai.com

Kemungkinan pertama kamu memang jadi korban. Dia memang hanya ingin menggodamu saja. Atau dia hanya penasaran. Mencoba menaklukkan hatimu dan membuatmu nyaman. Kemudian setelah semua rasa penasarannya terpuaskan, bummm.... kamu di tinggalkan. Yang sabar ya, yang pernah ngrasa kayak gini gak cuman kamu kok. ;)

Dia Memang Baik Kepada Semua Teman Lawan Jenisnya, Kamu Saja yang ke-Gran

Apakah bagimu aku tak lebih dari sekedar "berarti"? via: woman.dk

Dia adalah pribadi yang baik, penuh perhatian, menawan dan menyenangkan. Tipikal seseorang yang mudah sekali dicintai. Kemudian kamu jatuh hati kepadanya dan mengira dia juga memiliki rasa yang sama. Keyakinanmu diperkuat dengan sikap baiknya kepadamu. Beberapa kali kalian jalan berdua. Kemudian tiba tiba dia menghilang. Patah sudah hatimu yang baru berbunga-bunga itu. Merasa jadi korban para penebar harapan palsu. Eits tunggu dulu. Coba di analisa ulang. Dia yang PHPin kamu atau kamu saja sebenarnya yang Ke-GRan?

Kalian Sama-Sama Merasa Jadi Korban

Sebenarnya siapa diantara kita yang paling terluka?. via:?iurd.com.do

Sebenarnya kalian sama-sama saling menyukai. Sama?sama sedang melakukan pendekatan. Tetapi mungkin karena sama-sama tidak tahu cara mendekati yang benar, akhirnya kalian terjebak dengan fikiran dan asumsi kalian sendiri. Atau kalian sama-sama ragu terhadap satu sama lain. atau mungkin kalian sama sama takut berkomitmen. banyak kemungkinan yang bisa terjadi sehingga menyebabkan kalian merasa dibohongi. Dalam kasus ini sebenarnya kalian sama sama merasa jadi korban PHP, namun mungkin kalian sama-sama tidak tahu jika sebenarnya tidak ada seorangpun dari kalian yang berniat memberi harapan palsu.

Dia Sebenarnya Juga Menyukaimu, Tetapi Sinyal Balasan Darimu Membuatnya Mundur Perlahan

Kamu manis tetapi membingungkan, sebenarnya siapa yang ada di hatimu?. via:laviniraaa.blogspot.com

Nah ini yang paling sering terjadi. Dia menyukaimu. Kemudian mencoba mendekatimu. Sebenarnya kamu juga ada rasa tetapi tidak menyadarinya atau gengsi mengakuinya. kemudian kamu memberikan sinyal yang buruk kepadanya. Semacam penolakan atau sejenisnya. setelah itu dia tahu diri dan akhirnya mundur teratur. Lalu kamu baru menyadari bahwa dia berarti ketika?dia telah menjauh. Ketika dia memutuskan untuk mundur kamu bukannya merasa menjadi penyebab, justru merasa jadi korban. Duh duh, Manis sekali bukan? :D

Awalnya Dia Memang Tertarik Padamu, Tapi Di Tengah Jalan Ada Yang Lebih Menarik

Maaf, kamu memang menarik, tetapi hanya diawal saja. :D via: elitedaily.com

Susah ya memang kalau ada yang lebih membuat tertarik. sudah tak ada lagi yang perlu di jelaskan. Jadi kalau kamu memang ada di posisi ini, ya sudah. Move on saja. Jangan pernah merasa kehilangan dia. Seharusnya kamu bersyukur. Karena seseorang yang meninggalkanmu karena lebih memilih orang lain memang sudah selayaknya tidak di perjuangkan maupun dipertahankan.?Move on?yuk, kemudian?move up. Cari dantemukan yang lebih baik darinya. Ok!

Dia Akhirnya Tahu Sifat-Sifat Burukmu

Aku bahkan baru belajar jatuh hati, tetapi kamu sudah berani memperlakukanku seperti ini. via: www.africanseer.com

Bisa jadi seperti ini. Ketika dalam masa pendekatan akhirnya dia mengetahui sikap serta sifat burukmu yang menurutnya tidak bisa di toleransi. Nah jika seperti ini kamu harus introspeksi diri kemudian menerima dengan lapang dada. Bagaimanapun ini sudah yang terbaik. Jika dia meneruskan pendekatannya kepadamu lalu kalian jadian. Bukankah justru akan semakin memperburuk keadaan karena harus ada pihak yang tersakiti?.

Dia Takut Berkomitmen.?

Apakah kedatanganmu hanya untuk pergi?. via:www.africanseer.com

Dia sudah lama PDKT sama kamu. Kalian juga sudah sering jalan berdua. Nah ketika kamu memcoba mencari kejelasan tentang hubungan kalian. Dia menghilang begitu saja. Itu tandanya dia memang masih belum bisa membangun komitmen denganmu. Entah itu karena alasan apa, hanya dia dan Tuhannya yang tahu. Jadi ya sudahlah, mau di apain lagi. ikhlasin aja. :)

?

  • view 249