Mengapa Perempuan Cerdas Cenderung Tidak mudah Untuk Menemukan Cinta sejati?

Ulum Arifah
Karya Ulum Arifah Kategori Motivasi
dipublikasikan 26 Februari 2016
Mengapa Perempuan Cerdas Cenderung Tidak mudah Untuk Menemukan Cinta sejati?

Bagi kebanyakan orang, menemukan cinta sejati bukanlah perkara yang mudah. Bahkan perempuan yang memiliki berbagai kelebihan, seperti cantik, pintar, cerdas, menguasai berbagai talenta, berpendidikan tinggi, kaya, tidak lantas menjamin bahwa ia akan mudah menemukan cinta sejatinya. Nyatanya banyak perempuan yang termasuk ?high quality? dengan kecerdasan dan kemampuan intelegensi tinggi banyak yang merasa kesulitan untuk menemukan seseorang yang mampu menggenapkan dirinya.

Single?bukanlah sebuah kesalahan, apalagi jika seseorang memilih sementara melajang untuk memantaskan diri. Memperbaiki diri untuk menyongsong cinta sejati. Namun tidak semua masyarakat berfikir demikian. Sehingga banyak muncullah istilah ?perawan tua?, ?terlalu pemilih?, ?tidak laku?, dll. Bagi kamu, perempuan, yang saat ini sedang berada dalam kondisi ini jangan berkecil hati. Hey, berikut 10 alasan mengapa perempuan dengan kecerdasan dan kemampuan intelegensi yang tinggi tidak boleh bersedih hati meski hingga saat ini belum juga menemukan tambatan hati:

1. Dia Perempuan Yang Tak Pernah Takut Untuk Menjadi Dirinya Sendiri

?I?m not?beautiful?queen, I'm just beautiful me.? ?Selena Gomez

Dia mengenal dirinya sendiri. Mengerti dengan benar apa yang dia inginkan dan apa yang dia butuhkan. Dia tidak akan mau membohongi dirinya sendiri dengan berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk mendapatkan simpati dari orang yang ia ingini. Perempuan seperti ini tidak akan pernah mengenal rasa khawatir dan kelehan akibat memaksa diri menjadi pribadi lain yang menarik hati namun tidak sesuai dengan dirinya yang asli. Meski belum memiliki tambatan hati, ia tahu dengan benar caranya menikmati hidup dan menjalaninya dengan bahagia.

2. Dia Paham Dengan Benar Apa Ia Inginkan

Setiap perempuan memiliki goal dalam hidupnya. Untuk mewujudkan itu semua ia memerlukan rencana yang terperinci. Perempuan yang cerdas tentu akan memikirkan rencana jangka pendek dan jangka panjang. Sedangkan cinta, baginya termasuk kategori jangka panjang, karena sebagian besar hidupnya kelak akan dihabiskan bersama dengan ia yang ia cintai. Tentu ia akan berhati hati mengenai hal ini. Oleh karena itu, ia akan selalu belajar untuk mengenali dengan benar mana lelaki yang tepat dan tidak tepat untuk menghabiskan hidup bersamanya.

3. Dia Tidak Bergantung Kepada Orang Lain Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya

Dahulu, ketika menikah, perempuan akan berpindah rumah sekaligus tanggung jawab dirinya sepenuhnya, dari ayah kemudian berganti kepada suaminya. Namun saat ini, banyak perempuan moderen yang terbiasa mengatur serta membiayai hidupnya sendiri tanpa bergantung kepada orang lain. Mereka terbiasa nyaman dengan dirinya sendiri. Sehingga ketika dihadapkan dengan sebuah hubungan, sedikit banyak membuat mereka khawatir terhadap kehidupan mereka yang harus mereka bagi.

4. Banyak Hal Yang Lebih Perlu Diprioritaskan Daripada Hubungan Yang Belum Tentu Arah

Banyak mimpi-mimpi besar yang harus ia wujudkan. Keluarga, sahabat, karir, serta banyak hal lain yang menguras waktu, pikiran, tenaga, perhatian dan konsentrasinya. Sehingga tanpa dia sadari ia tak cukup punya banyak waktu untuk memikirkan hubungan yang hanya main-main. yaitu hubungan yang belum tentu mengarah kepada jenjang yang lebih serius.

5. Dia Tidak Membuang-Buang Waktu Untuk Cinta Sesaat Sehingga Mempengaruhi Kisah Cintanya Kelak

Cinta seperti halnya air laut, ada pasang ada pula surutnya. Perempuan yang cerdas menyadari itu. Menjalin hubungan ketika kita belum siap akan sangat beresiko kandas di tengah jalan. Sedangkan kemungkinan berhasilnya tidak lebih besar dari pada kemungkinan gagalnya. Selain itu, kegagalan dalam sebuah hubungan seringkali diiringi dengan sakit hati, keterpurukan, kekecewaan, dan sulit untuk melepaskan diri dari bayang-bayang kenangan. Olehkarena itu, daripada membuang-buang waktu untuk cinta yang tak tentu, lebih baik menggunakan waktu sebaik mungkin untuk memantaskan diri. Ia percaya, di depan sana ada jodoh terbaik yang disediakan Tuhan untuknya, dengan keluarga, anak-anak, serta kehidupan yang lebih berpotensi membahagiakan.

6. Dia Tahu Bahwa Berusaha Menjadi Menarik Hanyalah Separuh Dari Perjuangan Cinta

Tidak dapat kita pungkiri bahwa ketertarikan fisik merupakan salah satu aspek penting dalam sebuah hubungan. Tetapi hanya perempuan cerdaslah yang mampu memahami bahwa ketertarikan seseorang tidak hanya dipengaruhi kesempurnaan fisik. Nantinya banyak pula aspek yang dipertimbangkan, seperti ketulusan hati, kepribadian dll. Olehkarena itu, ia lebih mampu berhati-hati sehingga tidak mudah ditipu dengan bujuk rayu dan perhatian yang manis. Serta tidak mudah terjebak kedalam jaring-jaring kebohongan yang ditebarkan oleh para pemberi cinta yang semu.

7.Tanpa Dia sadari dia begitu mengintimidasi

Wanita yang cerdas serta memiliki intelegensi yang tinggi cenderung berani untuk menyuarakan apa yang ada di dalam benaknya. Ia memiki keberanian untuk menyuarakan apa yang ia yakini sebagai kebenaran. Mengutarakan apa saja yang ia sukai dan tidak sukai. Semua itu mungkin saja membuat orang lain merasa terintimidasi. Entah itu karena mereka tidak tahu bagaimana caranya bereaksi yang tepat kepadanya, atau karena mereka merasa tidak mampu memenuhi ekspektasi yang ia inginkan. Sehingga beberapa orang yang awalnya berniat mendekati, menjadi mundur teratur karena merasa rendah diri.

8. Dia sadar dengan perubahan

Dia sepenuhnya sadar bahwa dirinya, keluarganya, pasangannya tidak akan selalu menjadi orang yang sama selama-lamanya. Perubahan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat dipungkiri. Oleh karena itu, dia sadar bahwa Mereka ingin tumbuh dan mereka memiliki ambisi untuk masa depan mereka yang akan mengubah siapa mereka, dan pada akhirnya, mewujudkan apa yang menjadi impiannya. Kesadaran ini memaksanya untuk bekerja keras demi menghadapi perubahan-perubahan itu. Semua tentu menguras waktu, fikiran dan sebagian besar hal yang ia miliki. Sehingga sulit baginya untuk memprioritaskan kebutuhan akan hadirnya kekasih.

9. Dia Mudah Memahami Cara Berhubungan yang Lazim?Saat Ini, Namun Tidak Mudah Terpengaruh Begitu Saja

Saat ini sebuah hubungan tidak lagi menjadi cara bertahan hidup bagi sebagian perempuan. ketika menikah perempuan tidak selalu harus memasrahkan kebutuhan hidupnya sepenuhnya dari ayah kepada suami. Ia memiliki kemampuan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. Baginya sebuah Hubungan benar-benar dimaksudkan untuk menemukan pendamping yang ia cintai dan dia inginkan untuk bersama sama menjalani hidup hingga akhir nanti.

10. Dia Sadar Dengan Benar Untuk Tidak Mudah Mempercayakan Hatinya Kepada Orang Yang Tidak Tepat

Hati bukanlah barang yang ketika terlanjur diberikan mudah untuk di pungut kembali. Hati merupakan tempat yang diciptakan Tuhan untuk menyemaikan rasa cinta. Jadi tentu perempuan yang hebat hanya akan mempercayakan hatinya kepada lelaki yang tepat, yang akan menjaga hati dan cintanya dengan sisa umur yang ia miliki.

Dilihat 1.4 K

  • Den Bhaghoese
    Den Bhaghoese
    1 tahun yang lalu.
    *Typo : dipahami eiittt...salam kenal ya :")

  • Den Bhaghoese
    Den Bhaghoese
    1 tahun yang lalu.
    Hmm, mudah tidak mudah relatif sih kayaknya. Tergantung pula dengan latar belakang kehidupan si wanita cerdas, latar belakang ekonomi dan kehidupan keluarga, sikap dan kharakter. Kalau dia cerdas tapi tidak pernah berani untuk mengambil sikap atau membuat keputusan untuk menjalin hubungan yang secara mendasar sudah dipikirkan masak-masak tentunya (*oleh si cerdas) maka bisa jadi...si cerdas sendirilah yang menyulitkan jodohnya. Cerdas pun masih bersifat too general dan asas tidak ada manusia yang sempurna di dunia pasti dipahmi benar oleh si cerdas. Tidak ada manusia di dunia yang dilahirkan sempurna sepaket. Sudah cantik, penyayang dan baik hati, religius, humoris, montok seksi, asik diajak berdiskusi, BERANI dan sekaligus cerdas luar biasa. Jika ada satu di dunia saya angkat tangan deh...menyerah dipanah api asmaranya...(*siapa lo?) Wakakakakakk. Namun yang menurut saya juga penting dalam menemukan "seseorang istimewa" itu ilmu memahami. Banyak orang pintar dan cerdas di dunia tapi mereka belum tentu bisa "memahami" Karena menemukan cinta sejati tak hanya cukup mengedepankan modal memahami hanya sepihak saja. Cinta sejati takluk dengan rumus sederhana ini...semoga. Senangnya bisa berdiskusi dan puas membaca artikel ini. Aktual, inspiratif sekaligus bermanfaat buat wanita pencari cinta sejati. :") Salaman

    • Lihat 1 Respon

  • Silmi Kaffah
    Silmi Kaffah
    1 tahun yang lalu.
    aku boleh ngaku ngaku cerdas gak?

    • Lihat 1 Respon