Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 6144
            [type_id] => 1
            [user_id] => 3347
            [status_id] => 1
            [category_id] => 76
            [project_id] => 0
            [title] => Aku Kelelahan, Bisakah Kita Akhiri Saja Hubungan Ini?
            [content] => 

Apakah ini pelukan kita yang terakhir?. via: shayarix.com

Sayangku, aku sangat kelelahan. Sungguh benar-benar lelah menghadapi hubungan kita. aku masih sangat mencintaimu. Namun cinta tak cukup kuat untuk mengobati luka lelahku. Jika berpisah bisa lebih menenangkan hati. Bisakah kita akhiri saja hubungan ini?

Awalnya aku yang begitu menginginkamu, kini bahkan aku tak sanggup mempertahankan pilihanku sendiri

"You know it's love when all you want is that person to be happy, even if you're not part of their happiness." ? Julia Roberts

Jatuh cinta membuatku begitu gila. Kamu adalah sosok yang begitu mudah membuatku jatuh hati. Kamu adalah pribadi yang menawan, baik, lagi lembut hati. Tak berselang lama kita pun akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan. Semuanya begitu sempurna ketika kita berdua menjalin kasih asmara. Namun setelah berjalan beberapa waktu semua terasa berubah. Tekanan demi tekanan terus saja mendesak hubungan kita. ah bukan kita, tetapi sepertinya hanya aku. Mereka yang dekat denganmu tak merestui keberadaanku di sisimu. Mereka tak menyukaiku. Mereka sering mencemoohku. Kau tak tahu. Aku mendengarnya sayangku. Aku tak kuat lagi mendengarnya. Aku tak kuat lagi memikirkannya. Terjalinnya hubungan ini adalah pilihanku dan pilihanmu. Ini pilihan kita. Namun kini sepertinya aku sudah tak berdaya.

Memilikimu begitu membahagiakan, namun kini kusadari aku hanya sedang menipu diri sendiri

"Pleasure of love lasts but a moment. Pain of love lasts a lifetime." ? Bette Davis

Manusia manakah di dunia ini yang tidak ingin bersanding dan berjodoh dengan pujaan hatinya?. Begitu juga aku. Sudah tak terhitung berapakali mimpi menua bersamamu hadir dalam lelapku. Dalam setiap keterjagaanku tak pernah sedikitpun aku melupakan impian terbesarku, hidup seatap denganmu.
Namun kini kesadaran menamparku bertubi-tubi. Semua itu terlalu muluk untuk diwujudkan. Terlalu tinggi untuk diraih. Dan terlalu berat untuk diperjuangkan. Aku selalu menipu diriku sendiri dengan fikiran bahwa mungkin kita berjodoh. Kini kusadari bahwa mimpi saja tak pernah cukup. Cinta saja tak akan pernah cukup. Karena tidak mungkin kita mengorbankan banyak orang demi ke egoisan kita, demi impian kita. Atau jangan jangan disini hanya aku yang memimpikan semua itu.

Kau begitu sempurna membuatku begitu rendah diri

"The greater your capacity to love, the greater your capacity to feel the pain." ? Jennifer Aniston

Sudah begitu banyak orang yang mengingatkanku akan posisiku. Bahkan sahabat-sahabatku mengingatkanku agar jangan memaksakan diri. Namun selama ini aku menulikan diri. Kuanggap semua itu hanya angin lalu. Aku selalu mengingatkan diriku bahwa aku mencintaimu dan meyakinimu sepenuh hati, begitu juga kamu. Namun apa yang kini terjadi. Takdir seakan melemparkanku kedalam jurang kepedihan. Menenggelamkanku dalam lautan penyesalan. Andai saja dari dulu aku mau mendengarkan orang lain, mungkin saat ini aku tak akan pernah merasa serendah ini.

Hubungan yang sedari awal pincang ini, harusnya memang sudah tidak perlu dipertahankan lagi

"Love is an untamed force. When we try to control it, it destroys us. When we try to imprison it, it enslaves us. When we try to understand it, it leaves us feeling lost and confused."?? Paulo Coelho

Kamu siapa aku siapa. Kamu seperti apa, aku seperti apa. Kita bagai langit dan bumi, bagai air dan api. Kamu begitu tinggi mencumbu langit sedangkan aku begitu rendah menghujam bumi. Ya Tuhan, mengapa aku baru menyadarinya saat ini. ketika rasa ingin memilikimu dan hidup menua denganmu begitu kuat mengakar di relung hati. Namun kini ku mengerti, hubungan yang sedari awal pincang ini, harusnya memang sudah tidak perlu dipertahankan lagi. Sayang, hubungan kita ini pincang. Jika dipaksa kita hanya akan merasa kesakitan.

Sayang maafkanlah aku, bisakah aku menjadi diriku sendiri dan kamu menjadi dirimu sendiri?

Jika cinta kita begitu sukar untuk bersatu karena harta, maka aku akan berusaha sekuat tenaga meraup isi dunia untuk memudahkan jalan kita berdua.

Jika cinta kita begitu sukar untuk bersatu karena rupa, maka aku rela merasakan luka luka agar menjadikanku rupawan sehingga tak ada yang memaksa kita berada di persimpangan.

Jika cinta kita begitu sukar untuk bersatu karena keyakinan, maka sesungguhnya keyakinan manakah yang lebih besar dari keyakinanku untuk hidup bersamamu?.

Jika cinta kita begitu sukar untuk bersatu karena status dan kehormatan, maka akan kulakukan yang terbaik agar semua orang menghormatiku agar tak ada satupun yang mencelaku tak pantas bersanding denganmu.

Namun Jika cinta kita begitu sukar untuk bersatu karena nasab dan keturunan? Apa yang bisa aku usahakan??Bisakah kita memilih dari rahim ibu mana kita dilahirkan? Haruskah kita menyalahkan ibu dan bapak atau bahkan menyalahkan keadaan??
Aku mencintaimu sebesar kamu mencintaiku.

Bukankah kita sama sama tahu itu. Namun entah bagaimana babak hidup kita selanjutnya. Akankah Tuhan menguatkan genggaman tangan ini? Atau waktu dan keadaan memaksa kita menguraikannya. Siapa lagi yang mampu menjawabnya kecuali waktu?.?Sayang, bisakah saat ini kamu menjadi dirimu, dan aku menjadi diriku sendiri. Bisakah saat ini kita tapaki saja jalan kita jalani hidup kita masing masing?

?

?

[slug] => aku-kelelahan-bisakah-kita-akhiri-saja-hubungan-ini [url] => [is_commented] => 1 [tags] => [thumb] => file_1456127311.jpg [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 1497 [issued] => 0 [author] => Ulum Arifah [username] => ulumarifah [avatar] => file_1473914985.png [status_name] => published [category_name] => Catatan Harian [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 1 [created_at] => 2016-02-22T14:48:31+07:00 [updated_at] => 2018-09-30T07:24:21+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 32.994776ms [status] => 200 )