Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh

Ulum Arifah
Karya Ulum Arifah Kategori Buku
dipublikasikan 06 Juni 2017
Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh

Judul: Perahu Kertas
Penulis: Dewi Lestari
Penerbit: Bentang
Halaman: xii+444 hlm; 20 cm
2009

Aku mau kamu hidup dengan damai.
Aku gak mau kamu sepuluh, dua puluh tahun dari hari ini, kamu masih terus-terusan memikirkan orang yang sama. bingung di antara penyesalan dan penerimaan.

Karena itu carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-segalanya.

Hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain. Kadang, begitu saja sudah cukup. Sekarang aku pun merasa cukup.

Lihatlah langit. Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar.

Akhirnya kamu hanya menjadi kenangan untukku. Begitu juga sebaliknya.
Kenangan itu hanya hantu di sudut pikir, selama kita diam selamanya dia tetap jadi hantu, ga akan pernah jadi kenyataan

Jangan pernah takut sendirian. Kareana ia akan mendekatkanmu dengan keheningan. Sedangkan keheningan seakan memiliki jantung. Denyutnya terasa satu-satu, membawa apa yang tak terucap. Sejenak berayun di udara, lalu bagaikan gelombang air bisikan itu mengalir, sampai akhirnya berlabuh di hati.

Lalu jangan pernah muncul lagi. Memangnya buat apa kamu kembali? buat apa muncul sejenak lalu menghilang lagi nanti?

Aku belajar dari kisah hidup seseorang. Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Jadi, kalau Kamu bilang, kamu telah memilihku, selamanya kamu tidak akan pernah tulus mencintaiku. Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu ke mana harus berlabuh.

Pada akhirnya, tidak ada yang bisa memaksa. Tidak juga janji atau kesetiaan. Tidak ada. Sekalipun akhirnya dia memilih untuk tetap bersamamu, hatinya tidak bisa dipaksa oleh apapun, oleh siapapun.

  • view 52