ARTIKEL KONSEPTUAL MENGENALI KONDISI REMAJA PUTRI DALAM MEMASUKI MASA PUBERTAS O

lukas bole taba
Karya lukas bole taba Kategori Renungan
dipublikasikan 18 Januari 2018
ARTIKEL KONSEPTUAL MENGENALI KONDISI REMAJA PUTRI DALAM MEMASUKI MASA PUBERTAS O

ARTIKEL KONSEPTUAL

MENGENALI KONDISI REMAJA PUTRI DALAM MEMASUKI MASA PUBERTAS

Oeh

Lukas Bole Taba

 

ABSTRAK

Masa remaja merupakan masa dimana dianggap sebagai masa topan badai dan stress.Memiliki anak menginjak usia remaja (masa pubertas) menimbulka ketakutan bagi orang tua. Terutama dari pergaulan remaja yang belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.Salah satunya sudah munculnya rasa nyaman remaja putri dengan lawan jenis membuat mereka mencari pasangan dan berpacaran. Lebih jauh dari itu, kita sering mendengar pergaulan bebas sebelum menikah.Diperlukan perhatian dan pengarahan yang tepat untuk memahami remaja putri agar tidak salah dalam berpacaran.

 

Kata Kunci :Remaja putri, Masa Pubertas (Berpacaran).

 

PENDAHULUAN

Masa remaja merupakan masa dimana dianggap sebagai masa topan badai dan stress (Storm and Stress). Karena mereka telah memiliki keinginan bebas untuk menentukan nasib sendiri, kalau terarah dengan baik maka ia akan menjadi seorang individu yang memiliki rasa tanggungjawab, tetapi kalau tidak terbimbing maka bisa menjadi seorang yang tak memiliki masa depan dengan baik.

Kota kupang adalah salah satu kota yang cukup besar didaratan timur, provinsi nusa tenggara timur. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, ini membuat sebagain remaja terjatuh pada hal-hal yang buruk dalam setiap pergaulannya.Dalam hal ini banyak remaja yang menyalah gunakan alat-alat teknolgi yang ada, sehingga menyeretnya pada pergaulan bebas yang dapat merusak masa depannya.

Rasanya tidak sulit untuk menjumpai banyak remaja putri, baik di taman,di pantai atau ditempat refreising lainnya, yang bergandengan tangan, berpelukan, bahkan berciuman dengan teman lawan jenisnya. Di kota-kota kecil seperti di kupang sudah sering ditemukan apalagi dikota-kota besar.Lebih jauh dari itu, bahkan sudah beberapa kali mendengar kabar remaja putri yang sudah melakukan hubungan seksual dengan pacarnya. Perkembangan remaja putri akan merasa bangga ketika ada pacar yang selalu ada buat dia. Sampai akhirnya akan melakukan apapun yang dia rasa bisa membahagiakan mereka dan pasangannya.

Orang tua pasti merasakan cemas bahwa dewasa ini remaja putri mengalami tekanan untuk dicintai dan mencintai dirinya. Akibatnya pada usia ini perlombaan mencari pacar merupakan target atau jadi prioritas hidupnya. Apalagi rasa ini dibarengi oleh rasa anak yang tidak mendapatkan kasih saying dari orang tuanya. Kalau mereka kurang mendapatkan cinta di tengah keluarga, maka mereka akan mencarinya diluar keluarganya. Faktor apa saja yang menyebabkan remaja putri merasa sangat membutuhkan cinta atau pasangan lain jenis bisa ditemukan dan mengarahkan remaja putri agar mendapatkan kasih sayang secara tepat dari keluarga dan lingkungannya.

Berdasarkan uraian dan pernyataan di atas, maka permasalahan dalam tulisan ini adalah bagaimana memahami dan mengarahkan remaja putri dalam berpacaran di kotaKupang.

BAGIAN INTI

Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur delapan hingga sepuluh tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada perempuan pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah

Ciri-Ciri Masa Pubertas

  • Periode tumpang tindih, 2).Periode yang singkat, 3).Masa puber dibagi dalam tahap-tahap, 4).Masa pertumbuhan dan perubahan yang pesat, 5).Masa negatif, 6).Terjadi pada berbagai usia.

Tahap Pubertas

  1. Tahap Pra Puber, Dalam tahap pra puber ciri-ciri seks sekunder mulai tampak tetapi organ reproduksi belum sepenuhnya berkembang.
  2. Tahap Puber, Kriteria kematangan seksual mulai muncul, terjadi haid pada anak perempuan dan pengalaman mimpi basah pada anak laki-laki.Ciri-ciri seks sekunder terus berkembang dan sel-sel diproduksi dalam organ-organ seks.
  3. Tahap Pasca Puber, Ciri-ciri seks sekunder telah berkembang baik dan organ-organ seks mulai berfungsi secara matang.

Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak dan dewasa (masa pubertas),  dimana terjadi pacu tumbuh (growth spurt), timbul ciri-ciri seks sekunder, tercapai fertilitas dan terjadi perubahan-perubahan psikologik serta kognitif (Soetjiningsih, 2004). WHO menetapkan batas usia remaja dalam 2 bagian yaitu remaja awal 10-12 tahun dan remaja akhir 15-20 tahun. Pedoman umum remaja di Indonesia menggunakan batasan usia 11-24 tahun dan belum menikah(Odi Solahudin 2000: 5).

Ciri Seks Sekunder

  1. Ciri Seks Sekunder pada Laki-Laki
  • Tumbuhnya rambut kemaluan setelah testis dan penis mulai membesar. Kemudian setelah pertumbuhan rambut kemaluan hampir selesai timbullah rambut ketiak dan rambut di wajah.
  • Kulit menjadi lebih kasar, tidak jernih, warnanya pucat dan pori-pori meluas.
  • Kelenjar lemak semakin membesar dan menjadi lebh aktif sehingga dapat menimbulakan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mulai berfungsi dan keringat bertambah banyak.
  • Otot bertambah besar dan kuat sehingga member bentuk bagi lengan, tungkai kaki dan bahu.
  • Suara berubah menjadi serak.
  • Benjolan kecil di sekitar susu pria mulai timbul. Ini berlangsung selama beberapa minggu dan kemudian menurun baik jumlahnya maupun besarnya.
  1. Ciri Seks Sekunder pada Perempuan
  • Pinggul menjadi bertambah lebar dan bulat sebagai akibat membesarnya tulang pinggul dan berkembangnya lemak bawah kulit.
  • Payudara muali berkembang, putting susu membesar dan menonjol, dan dengan berkembangnya kelenjar susu payudara menjadi lebih besar dan lebih bulat.
  • Rambut kemaluan timbul. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak.
  • Kulit menjadi lebih kasar, lebih tebal, agak pucat, dan lubang pori-pori bertambah besar.
  • Kelenjar lemak dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif. Sumbatan kelenjar lemak dapat menyebabkan jerawat.Kelenjar keringat di ketiak mengelurkan banyak keringat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.
  • Otot semakin besar dan semakin kuat sehingga memberikan bentuk pada bahu, lengan dan tungkai kaki.

Menurut Depkes RI (2002), ciri-ciri seksualitas primer pada remaja dibedakan atas jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan. Remaja laki-laki ditandai dengan telah berfungsinya organ reproduksi yakni dengan adanya mimpi basah yang umumnya terjadi pada usia 10-15 tahun. Hal ini terjadi akibat organ testis telah mulai memproduksi sperma.Sperma yang telah dikeluarkan jika kantungnya telah penuh sementara pada remaja putri ditandai dengan adanya peristiwa menstruasi (menarche).Menstruasi pertama ini menandakan bahwa remaja putri sudah siap untuk hamil (Depkes RI, 2002).

Ciri Seks Primer

  1. Ciri Seks Primer pada Laki-Laki

Gonad atau testis yang terletak pada scrotum pada usia 14 tahun baru sekitar 10 persen dari ukuran matang. Kemudian terjadi pertumbuhan pesat selama satu atau dua tahun setelah itu pertumbuhannya menurun. Testis sudah berkembang penuh pada usia 20 atau 21 tahun. Setelah pertumbuhan testis meningkat maka pertumbuhan penis meningkat pesat.Yang mula-mula meningkat adalah panjangnya kemudian berangsur-angsur dengan besarnya.Kalau fungsi organ reproduksi pria sudah matang maka biasanya mulai terjadi mimpi basah.

  1. Ciri Seks Primer pada Wanita

Berat anak usia 11 atau 12 tahun berkisar 5,3 gram. Pada usia 16 tahun rata-rata beratnya 43 gram. Tuba falopi, telur-telur dan vagina juga tumbuh pesat pada saat ini.Petunujuk pertama bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan menjadi matang adalah datangnya haid.

Pada masa remaja dianggap sebagai periode badai dan tekanan, yaitu suatu masa dimana ketegangan emosi meninggi, sebagai akibat dari perubahan fisik dan kelenjar.Emosi remaja yang sangat kuat, tidak terkendali dan tampak irasional pada umumnya dari tahun ke tahun terjadi perbaikan perilaku emosional. Menurut Gesell, remaja seringkali mudah ramah, mudah dirangsang dan emosinya cenderung meledak tidak berusaha mengendalikan perasaannya. Remaja tidak lagi mengungkapkan amarahnya dengan cara gerakan amarah yang meledak-ledak, melainkan dengan menggerutu, tidak mau berbicara atau dengan suara keras mengkritik orang-orang yang menyebabkan amarah (Nurdin.Fadlin, M, 2010).

Perubahan sosial yang terlihat salah satunya adalah tugas perkembangan masa remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosial.Remaja harus menyesuaikan diri dengan lawan jenis dalam hubungan yang sebelumnya belum pernah ada dan harus menyesuaikan dengan orang dewasa diluar lingkungan keluarga dan sekolah.Remaja juga harus membuat banyak penyesuaian baru yaitu penyesuaian diri dengan pengaruh kelompok sebaya, perubahan dalam perilaku sosial, nilai-nilai baru dalam seleksi persahabatan, nilai-nilai baru dalam masyarakat.

Fenomena seperti itu merupakan bagian dari pergumulan remaja putri.  Perkembangan remaja putri akan merasa bangga ketika ada pacar yang selalu ada buat dia. Sampai akhirnya akan melakukan apapun yang dia rasa bisa membahagiakan mereka dan pasangannya.Apalagi rasa ini di dapati oleh rasa anak yang tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya. Kalau mereka kurang mendapatkan cinta di tengah keluarga, maka mereka akan mencarinya diluar keluarganya. Saya rasa factor yang menyebabkan remaja putri merasa sangat membutuhkan cinta atau pasanganlain jenis bisa kita lihat berikutnya:

  1. Nilai hidup yang menekankan kecantikan jasmaniah semakin bertambah.

Dalam media televisi banyak iklan yang mengagungkan nilai hidup pada kecantikan jasmani. Banyak wanita cantik yang memakai produk kecantikan tertentu dan dapat memberikan cara instan merawat tubuh dengan baik. Tak dapat dipungkiri budaya jaman sekarang telah membuat wanita sangat terobsesi dengan kecantikan jasmaniah dan berfikir kalau tampil menarik, maka meraka merasa berharga dan berbeda.Apabila ada seorang pria yang terpikat padanya, seakan-akan ada atau tidaknya pacar menjadi salah satu penentu keberhargaan dirinya. Apalagi bagi wanita yang mempunyai pasangan yang tampil tampan dan keren, akan membuat iri bagi remaja perempuan yang belum mempunyai pacar untuk mencari seadanya tanpa memedulikan baik atau buruknya. Bahkan dalam dunia maya jejaring sosial banyak remaja putri yang memasang foto profil dengan foto artis dan wanita cantik.Bahkan, mereka tidak segan-segan menampilkan potret dirinya dengan pakaian seminim mungkin demi menarik para pria di dunia maya.

  1. Kurangnya interaksi dengan orang tua.

Pada masa perkembangan anak membutuhkan kasih sayang juga perhatian orang tua, terutama anak perempuan. Apabila anak merasa dikasihi secara cukup oleh orang tua maka dirinya pun akan merasa kuat di dalam keluarganya. Sebaliknya jika anak banyak menerima kenyataan bahwa orang tuanya tidak pernah meluangkan waktu interaksi berkualitas dengan dirinya karena sibuk dengan pekerjaannya, anak tidak dapat kasih sayang secara cukup.

Mereka membutuhkan waktu berpergian bersama, dipeluk, diajak bicara, dibesarkan hatinya, dan bentuk-bentuk kasih sayang lainya. Karena sewaktu meraka tidak atau kurang mendapatkan semuanya, ia akan merasa kosong. Disinilah letak permasalahannya ia akan mencari hal-hal diluar rumah untuk memenuhi kebutuhannya. Apabila dia melakukan dengan kegiatan yang positif seperti ke gereja atau keluar menonton bioskop dan makan bersama teman-teman sekolah mungkin itu masih lebih baik.Namun kalau tidak hati-hati, wanita remaja menjadi sasaran empuk untuk dimanfaatkan banyak pria yang tidak bertanggung jawab.

Kita tentu tidak akan rela bila remaja putri menjadi korban dari pria-pria yang dimanfaatkan dirinya oleh sebab itu perlu melakukan tindakan-tindakan nyata untuk mencegah hal tersebut, seperti :

  1. Menerima dan mengasihi anakapa adanya.

Remaja putri perlu diyakinkan bahwa ia dikasi oleh orang tuanya bukan karena dia cantik dan tuntutan pintar, namun karena ia adalah pemberian Tuhan yang berharga. Jangan sampai hanya menginginkan prestasi atau mendapat nilai bagus, dan menyalahkan ketika nilainya turun. Apalagi membandingkan dengan remaja putri lain yang lebih dari dia. Bagaimanapun perlu maanyadari bahwa anak dalam kondisi apapun adalah pemberian dari Tuhan.

  1. Bergaul akrab dengan anak perempuan seperti sebagai temannya.

Tidak jarang orang tua justru lebih banyak meluangkan waktunya bergaul dan bercerita dengan teman-teman.Orang tua yang bekerja juga tidak langsung pulang Setelah jam kerja, Selalu saja ada acara selepas pulang kerjadan paginya sudah berangkat kerja. Perlu mengingat kembali secara kodrati anak perempuan lebih banyak membutuhkan ekspresi kasih sayang orang tua ketimbang anak laki-laki. Sebab itu, ia sangat menantikan waktu-waktu dimana orang tua dapat bergaul akrab dengannya. Misalnya orang tua dapat berikan kejutan hadiah kesukaannya. Orang tua perhatikan apa yang ia inginkan atau seringkali ungkapkan rasa sayang.

 

PENUTUP

KESIMPULAN

Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual.

Ciri-Ciri Masa Pubertas

Periode tumpang tindih, Periode yang singkat, Masa puber dibagi dalam tahap-tahap, Masa pertumbuhan dan perubahan yang pesat, Masa negative, Terjadi pada berbagai usia.

Tahap Pubertas

  • .Tahap Pra Puber : Dalam tahap pra puber ciri-ciri seks sekunder mulai tampak tetapi organ reproduksi belum sepenuhnya berkembang. (2) Tahap Puber : Kriteria kematangan seksual mulai muncul, terjadi haid pada anak perempuan dan pengalaman mimpi basah pada anak laki-laki.Ciri-ciri seks sekunder terus berkembang dan sel-sel diproduksi dalam organ-organ seks. (3) Tahap Pasca Puber : Ciri-ciri seks sekunder telah berkembang baik dan organ-organ seks mulai berfungsi secara matang.

Ciri Seks Primer

  1. Ciri Seks Primer pada Laki-Laki

Gonad atau testis yang terletak pada scrotum pada usia 14 tahun baru sekitar 10 persen dari ukuran matang. Kemudian terjadi pertumbuhan pesat selama satu atau dua tahun setelah itu pertumbuhannya menurun. Testis sudah berkembang penuh pada usia 20 atau 21 tahun. Setelah pertumbuhan testis meningkat maka pertumbuhan penis meningkat pesat.Yang mula-mula meningkat adalah panjangnya kemudian berangsur-angsur dengan besarnya.Kalau fungsi organ reproduksi pria sudah matang maka biasanya mulai terjadi mimpi basah.

  1. Ciri Seks Primer pada Wanita

Berat uterus anak usia 11 atau 12 tahun berkisar 5,3 gram. Pada usia 16 tahun rata-rata beratnya 43 gram. Tuba falopi, telur-telur dan vagina juga tumbuh pesat pada saat ini.Petunujuk pertama bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan menjadi matang adalah datangnya haid.

Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak dan dewasa (masa pubertas),  dimana terjadi pacu tumbuh (growth spurt), timbul ciri-ciri seks sekunder, tercapai fertilitas dan terjadi perubahan-perubahan psikologik serta kognitif (Soetjiningsih, 2004).Menurut Depkes RI (2002), ciri-ciri seksualitas primer pada remaja dibedakan atas jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan.

Ciri Seks Sekunder

  1. Ciri Seks Sekunder pada Laki-Laki
  • Tumbuhnya rambut kemaluan setelah testis dan penis mulai membesar. Kemudian setelah pertumbuhan rambut kemaluan hampir selesai timbullah rambut ketiak dan rambut di wajah.
  • Kulit menjadi lebih kasar, tidak jernih, warnanya pucat dan pori-pori meluas.
  • Kelenjar lemak semakin membesar dan menjadi lebh aktif sehingga dapat menimbulakan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mulai berfungsi dan keringat bertambah banyak.
  • Otot bertambah besar dan kuat sehingga member bentuk bagi lengan, tungkai kaki dan bahu.
  • Suara berubah menjadi serak.
  • Benjolan kecil di sekitar susu pria mulai timbul. Ini berlangsung selama beberapa minggu dan kemudian menurun baik jumlahnya maupun besarnya.
  1. Ciri Seks Sekunder pada Perempuan
  • Pinggul menjadi bertambah lebar dan bulat sebagai akibat membesarnya tulang pinggul dan berkembangnya lemak bawah kulit.
  • Payudara muali berkembang, putting susu membesar dan menonjol, dan dengan berkembangnya kelenjar susu payudara menjadi lebih besar dan lebih bulat.
  • Rambut kemaluan timbul. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak.
  • Kulit menjadi lebih kasar, lebih tebal, agak pucat, dan lubang pori-pori bertambah besar.
  • Kelenjar lemak dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif. Sumbatan kelenjar lemak dapat menyebabkan jerawat.Kelenjar keringat di ketiak mengelurkan banyak keringat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.
  • Otot semakin besar dan semakin kuat sehingga memberikan bentuk pada bahu, lengan dan tungkai kaki.

Memahami perkembangan remaja adalah kebutuhan kasih sayang yang harus diberikan ke anak.Dalam perkembangan anak membutuhkan kasih sayang dan perhatian orang tua, termasuk anak perempuan. Apabila anak merasa dikasihi secara cukup oleh orang tua maka dirinya pun akan merasa kuat di dalam keluarganya. Sebaliknya jika anak banyak menerima kenyataan bahwa orang tuanya tidak memiliki waktu interaksi berkualitas dengan dirinya karena sibuk dengan pekerjaannya, anak tidak dapat kasih sayang secara cukup.

SARAN

Orang tua harus lebih banyak meluangkan waktu bersama dengan anak untuk melakukan berkomunikasi yang berkualitas, dan memberikan pemahaman kepada anak tentang masa-masa pubertas dan bagaimana menghadapi masa pubertas tersebut.Orang tua tidak hanya mempedulikan pekerjaannya tapi juga harus mempedulikan keberadaan anaknya agar anak bisa merasakan kasih sayang dari kedua orang tuanya dan anak merasa bahwa dirinya kuat dalam lingkungan keluarga baik ayah ataupun ibu.

 

Daftar Rujukan

Perubahan fisik remaja.URL:http://www.katalog.pdii.lipi.go.id.(13 januari 2018)

Maria. U. Kenakalan remaja.2018. Available from:

URL:http://www.damandiri.or.id. (14 jauari 2018)

Putri, R. L., Hadi, C. Bagaimana Lebih Memahami Seorang Diri Remaja ; Available from : URL:http://fpsi.unair.ac.id.(14 jhanuari 2018)

http://www.Nurdin,.Fadlin, M.  Pengantar studi Kesejahteraan Sosial. 1990. Bandung: Angkasa.

 

  • view 44