Episode 0 (Pilot): Ginan

Udunan Ikadam
Karya Udunan Ikadam Kategori Tokoh
dipublikasikan 24 Juni 2016
Ask Ikadam Anything

Ask Ikadam Anything


Pilot project untuk penerapan konsep AMA ala Reddit pada komunitas Ikadam. Online event bagi santri dan abituren DA untuk mengajukan pertanyaan kepada tokoh abituren secara semi-realtime

Kategori Acak

1.1 K Hak Cipta Terlindungi
Episode 0 (Pilot): Ginan

Selamat datang di pilot project Ask Ikadam Anything! Narasumber untuk episode pilot ini adalah: Ginan Aulia Rahman.

Selepas lulus dari DA, Ginan mendapat beasiswa dari Kemenag RI dan berkesempatan untuk belajar di Ma'had Addauly Damascus, Syria. Sekarang dia masih berkuliah di Jurusan Ilmu Filsafat Universitas Indonesia. Di sana ia berhasil memperoleh prestasi sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI 2015!

Ginan membuat Islamic (Islam in Comic) sebagai akun dakwah di sosial media melalui komik bersama Hasbi (30 pa). Akun Islamic ini di Instagram sudah mendapat follower sebanyak 38.000! Cek aja di sini.

Selain aktif di dakwah sosial media, Ginan juga aktif berkarya antara lain sebagai co-writer untuk buku biografi Ridwan Kamil 'Mengubah Dunia Bareng-Bareng' dan biografi KH. Miskun Asy-Syatibi "IYA" juga menulis lirik lagu antara lain: ''Tak Harus Hari Ini", "Prahara", "Indah Itu Kamu", "Supplication", dan "And Now". Selain di Islamic, Ginan juga terlibat dalam pembuatan webcomic-webcomic lainnya.

Kamu bisa mengajukan pertanyaan apa saja untuk Ginan, mulai soal dakwah di sosial media, kepenulisan, filsafat, atau tentang kehidupan di pesantren sebagai angkatan pertama yang punya 2 kelas putra!

Sesi tanya-jawab akan dibuka pada 24 Juni 2016 pukul 17.00 dan ditutup pada 26 Juni pukul 22.00.

Tuliskan pertanyaannya pada kolom komentar dari post (perlu login atau register terlebih dahulu ke inspirasi.co) dan sebutkan angkatan (mis: 'Saya dari angkatan 22 putra, ingin bertanya...'). Tokoh akan membalas pertanyaan langsung di kolom komentar/

Pertanyaan dapat berupa pertanyaan mengenai pekerjaan, bidang yang digeluti, atau personal (misal menanyakan masa kecil tokoh waktu di pesantren). Narasumber boleh memilih untuk tidak menjawab jika pertanyaan terlalu sensitif/personal, tidak ada jawabannya, atau alasan lain.

Akhlakul karimah dalam berkomunikasi serta netiket tetap berlaku (kata-kata bermuatan SARA, tak senonoh, umpatan, dusta, ghibah, dll. dilarang).

Ayo bertanya!

 


  • Ginan  
    Ginan  
    1 tahun yang lalu.
    @Irfan Nur Hakim

    Karya saya masih sedikit pisan. dan belum ada karya pribadi

    buku biografi kang Emil berjudul "mengubah dunia bareng-bareng" terbit di Kaifa Mizan saya buat bersama Kang Irfan Amalee (Putra DA 13) dan Zahra Shafiyah (Putri DA 15)

    Buku mini biografi Pak Misykun berjudul "Iya : dari air mata menjadi mata air" saya tulis bersama Zahra lagi

    buku komik "Detektif W" dari Setara Institute. Saya tulis bersama Kang Irfan Amalee dan ilustrasinya oleh Hasbi Ilman (Putra DA 30)

    Saya nulis beberapa lirik lagu untuk musisi keren Iqbal Ceka (Putra DA 27)

    -Tak harus hari ini
    -And now
    -Indah itu kamu
    -Prahara
    -Suplication

    Saya buat banyak komik bersama Hasbi Ilman di akun Islamic (islam in comic). Sekarang dalam proses pembuatan buku Teladan Insan yang akan terbit di MasterPeace lewat bantuan Irfan Nur Hakim

    Semua proses berkarya ini berkesan. Saya punya partner orang-orang hebat. Saya mah da apa atuh cuma ngerjain apa yang saya bisa aja.

    Pertolongan orang lain sering kali gak terduga dan ajaib. Saya bersyukur banget masuk Darul Arqam karena banyak kesempatan yang tercipta dari persahabatan dan pertemanan antar IKADAM. Saya tanpa bantuan dan kepercayaan teman-teman gak akan bisa berkarya. Apapun

  • Irfan Nur Hakim
    Irfan Nur Hakim
    1 tahun yang lalu.
    Agin, mau tahu dongs, karya apa saya yag sudah Agin buat? dan kejadian apa yang paling berkesan di antara semua proses pembuatan karya-karya itu?

    • Lihat 1 Respon

  • Im?d Dzulhizam
    Im?d Dzulhizam
    1 tahun yang lalu.
    mau tanya: buku (dari fiksi-nonfiksi)yg paling berkesan buat Ginan dlm hal filasafat apa?

    • Lihat 3 Respon

  • Ginan  
    Ginan  
    1 tahun yang lalu.
    @Irma Permata Sari

    Wah jawabannya bisa panjang pisan nih. Gak selesai 3 SKS kuliah...

    Singkat aja ya.

    [Sejarah perkembangan filsafat]

    Karya-karya orang Yunani jaman dulu bisa menyebar karena Alexander The Great (Iskandar Agung), raja Macedonia yang jadi muridnya Aristoteles.

    Kekuasaan Alexander The Great meluas sampai Mesir, Libya, Tunis, Al-jazair (negara-negara sekitar Afrika utara). Ajaran-ajaran aristoteles terbawa juga ke sana.

    beberapa ratus tahun kemudian, pada masa kekhalifahan Umar ibn Khatab, kekuasaan kekhalifahan Islam meluas juga sampai Mesir. Pada masa Utsman meluas lagi sampai ujung Afrika utara.
    pada akhirnya orang muslim di sana menemukan karya-karya Aristoteles dan membacanya.

    Eropa bisa membaca karya-karya Yunani kuno berkat orang islam di andalusia (sekarang Spanyol dan Portugal). Filsuf islam di Andalusia misalnya Ibn Rusyd, yang dikenal di Eropa dengan nama Avverous.

    #####

    [Pengaruh Filsafat Yunani]

    Filsafat Yunani kuno punya ciri khas yaitu berusaha menemukan hukum alam dengan cara menjelaskan sebuah fenomena dengan fenomena lain. (fenomena adalah sesuatu yang bisa kita lihat, dengar, sentuh dll)

    Misalnya, kenapa hujan turun? karena sebelumnya ada awan mendung yang membawa gumpalan uap yang akan mencair.

    Hujan dan awan dua-duanya adalah fenomena. Kejadian yang bisa kita lihat, dengar, dan bahkan bisa disentuh.

    Orang jaman dulu (pra-yunani) belum seperti itu cara berpikirnya. mereka mengaitkan kejadian alam dengan tahayul dan mitos. misalnya, mereka bilang hujan turun karena ada dewa atau hewan raksasa di langit yang menangis. Hal ini kan cuma tahayul, tidak bisa kita lihat dan dibuktikan kebenarannya.

    Orang Yunani menggunakan akal pikiran untuk keluar dari tahayul, mitos. Mereka move on dari mitos ke logos (ilmu pengetahuan)

    Efef dari cara berpikir orang Yunani ini begitu besar sampai berkembang menjadi sains seperti sekarang. Ilmu mesti dibuktikan lewat eksperimen. Harus bisa terlihat prosesnya. Sains tidak puas hanya dengan jawaban yang kebetulan benar, tapi butuh metode khusus yang bisa diukur dan diamati oleh indra.

    pada titik ekstrim. orang yang pake cara berpikir ala Yunani ini bisa jadi ga percaya hal-hal ghaib seperti Allah, malaikat, wahyu, dll

    ya pada kadar yang pas, cara berpikir ala Yunani ini bermanfaat untuk dapat mengetahui hukum alam.

    ####

    [Kenapa saya masuk jurusan filsafat]

    Dulu ketika di DA saya suka baca buku. Seminggu bisa habis 10 buku lebih. ke mana-mana bawa buku.

    Saya baca tentang filsafat di novel Joestein Gaarder yang berjudul Dunia Sophie. Novelnya bagus, saya jadi tertarik dengan filsafat.

    Coba deh perhatikan, sekarang orang-orang sedang demam filsafat lagi. Tulisan, seminar, status media sosial, dll banyak yang bicara soal filsafat. hehe.

    Saya prediksi beberapa waktu lagi filsafat jadi jurusan favorit dan makin banyak orang yang ngomongin filsafat. hahaha

    Irma ini yang dapat beasiswa ASEAN itu kan ya? Selamat ya. semoga terus berprestasi dan terus-terusan keren!

    • Lihat 1 Respon

  • Ginan  
    Ginan  
    1 tahun yang lalu.
    @Fajar Hakim

    1. Saya di Damaskus dari september 2010 sampai februari 2012.

    Saya tidak bilang 'Syria' karena saya tinggal di Damaskus dan tidak pernah keluar wilayah Damaskus. jadi saya tidak tahu keadaan di luar kota Damaskus. atau Syria secara keseluruhan.

    Waktu itu, Saya rasa Damaskus adalah kota yang aman. Banyak turis yang datang ke Old Damaskus untuk berkunjung ke Jami' Umawii, Syuuq Hamidi (salha satu pasar tradisional di old damaskus), makam nabi Zakaria dan makam Shalahudin Al-Ayubi.

    Di Damaskus jarang terjadi tindak kriminal. Kalau jalan-jalan tidak takut kecopetan. Aman. tidak ada masalah sama sekali. Bahkan perempuan pulang malam/shubuh sehabis setoran hafalan Qur'an di masjid pun tiada yang berani ganggu.

    warga Damaskus ramah pada pelajar asing, bahkan sering memberi uang sedekah. Misalnya ketika pulang dari Masjid, tiba-tiba seorang bapak-bapak mendekat trus memberi uang. Uang yang dikasih tidak sedikit, bisa sampai 1000 Lira, yaitu sekitar 300rb rupiah kalau di Indonesia.

    Kedermawanan orang Damaskus ke pelajar asing makin 'menggila' ketika Ramadhan. Sahur dan buka puasa disediakan makanan termewah. Ada hidangan pembuka, utama, dan penutup. trus, Seorang pelajar bisa mendapat sampai puluhan ribu Lira hasil pemberian orang-orang di jalan, tetangga, ustadz, dll. kalau dihitung bisa sampai belasan juta rupiah.

    Orang Damaskus sangat baik ke pelajar asing. saya ragu kalau mereka tidak baik ke tetangganya sendiri, ke teman senegaranya sendiri. mereka menghadapi orang asing saja baik kok.

    Sepertinya mereka yang berperang di Syria itu bukan warga Syria. Tapi orang luar yang numpang perang di negara orang.

    2. Ada. Komik dari Islamic yang berjudul "Teladan Insan" sedang dalam proses editing. Sekarang masih ada di tangan editor handal angkatan 29 putra, Irfan Nur Hakim. Langsung terbit dua buku! tunnggu aja ya!

    3. Kapan lulus? Insya Allah tahun ini. doakan ya!